Podiumnews.com / Aktual / Politik

Pasek Suardika : Selalu Kalahkan Calon PDIP, Sudikerta Layak jadi Cagub

Oleh Podiumnews • 23 November 2017 • 16:16:22 WITA

Pasek Suardika : Selalu Kalahkan Calon PDIP, Sudikerta Layak jadi Cagub
Gede Pasek Suardika

DENPASAR,podiumnews.com-Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Hanura Gede Pasek Suardika menegaskan Ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sudikerta sebagai figur paling layak menjadi calon gubernur  yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB).

Alasannya menurut dia, selain berpengalaman dua kali sebagai wakil bupati Badung serta menjadi wakil gubernur Bali, Sudikerta juga terbukti telah tiga kali mengalahkan calon  PDIP di tiap ajang Pilkada yang diikutinya.

"Dua kali di Pilkada Badung, sekali di Pilgub 2013," sebut Pasek di Denpasar, Kamis (23/11/2017).

Apalagi lanjut dia, berdasarkan sejumlah hasil survey, Sudikerta selalu unggul dari lawannya. Oleh karena itu dirinya merasa heran ketika tiba-tiba Sudikerta dipasangkan sebagai calon gubernur mendampingi IB Rai Dharmawijaya Mantra.

"Karena seminggu ini saya berada di Manila, jadi saya kurang tahu perkembangannya. Tetapi saya dengar ada pergerakan yang memaksa beliau menjadi Bali 2. Saya kira ini hanya bagian permainan dari politik untuk mendegradasikan posisi beliau, karena sejatinya beliau adalah posisi berada di Bali 1," ungkapnya.

Justru menurutnya yang mendorong Sudikerta maju sebagai Wagub adalah hal yang salah. Pasek mendorong Sudikerta untuk tetap di posisi Cagub entah nantinya berpasangan dengan siapa saja, baik dengan Rai Mantra atau pun dengan dirinya.

Pasek menambahkan, dirinya legowo kalau pun dirinya tidak dipasangkan dengan Sudikerta. Tapi kalaupun dirinya dipasangkan dengan Sudikerta nantinya tidak ada istilah sopir atau kernet, tapi yang ada yaitu bagi tugas. 

Disinggung rekomendasi DPD II Golkar se-Bali dan DPD I Golkar tetap memutuskan Sudikerta menjadi Bali I, dan wakilnya Rai Mantra. Menurutnya hal tersebut tidak masalah bagi dirinya.

Menurutnya hal tersebut merupakan pasangan yang ideal. Dirinya menyarankan agar keduanya tidak saling ngotot untuk perebutan posisi Bali 1 dan Bali 1. Yang ada lanjut dia adalah bagi-bagi tugas. 

"Pak Sudikerta dengan Rai Mantra itu juga varian yang cukup bagus dan saya kira pak Rai Mantra gak usah ngotot harus menjadi Bali 1, kan nanti tidak ketemu juga, tapi yang adalah bagi-bagi tugas," pungkasnya. (KP-TIM)