Polisi Gelandang Spesialis Penjambret di Kuta
BADUNG, PODIUMNEWS.com - Tiga aksi jambret yang menimpa wisatawan asing di Kuta, satu diantaranya berhasil ditangkap anggota Buser Polsek Kuta.
Satu penjambret ditangkap bernama IKP (18) asal Tianyar Kubu Karangasem.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa, tersangka IKP ditangkap atas laporan korbannya, wisatawan asal Ukraina, Vasylyna Zhuk (23).
Pekerja sosial media marketing di negaranya ini dijambret di Jalan Raya Kuta dekat SPBU, pada 19 Januari 2020 sekitar pukul 20.30 Wita.
Korban saat itu mengendarai sepeda motor dibonceng temannya. Tiba di dekat SPBU Kuta, korban yang tinggal di The Gingers House, Berawa, Kuta Utara, Badung ini mengeluarkan Iphone X dari dalam tasnya. Maksudnya ingin melihat lokasi melalui google maps.
Namun tak disangka, dari arah belakang, tersangka yang mengendarai motor merampas handphone dan langsung kabur.
"Korban sempat mengejar, namun kehilangan jejak, korban lapor ke Polsek Kuta," ujarnya Jumat (24/1).
Setelah dilaporkan, anggota buser Polsek Kuta melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelakunya. Berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan korbannya, Polisi mendapati pelaku berada di Jalan Blambangan Kuta, pada Rabu (22/1) sekitar pukul 01.00 dini hari. Selanjutnya, pria yang kos di Jalan Mekar II Blok B No 22 Pemogan Denpasar Selatan itu ditangkap.
Tersangka asal Desa Tianyar Tengah, Kubu Karangasem ini mengaku sudah menjambret sebanyak 4 kali dengan mengendarai motor NMAX. Pertama di depan Jalan Kartika Plaza Kuta, dua kali di Jalan Raya Kuta, dan terakhir di Jalan Raya Kuta depan SPBU.
"Dia beraksi bersama temannya yang kini masih diburu. Sementara barang hasil jambretan berupa Iphone dan uang dibagi bersama temannya," ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara ini.
Barang bukti yang disita dari tersangka yakni 2 Iphone, 2 baju, 2 celana dan 1 unit motor Yamaha NMax warna hitam DK 4885 ABJ yang digunakan beraksi.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam 3 hari belakangan aksi jambret menimpa wisatawan asing yang berlibur ke kampung turis Kuta, yakni Malaysia, Korea dan Ukraina.
Tiga korban ini sudah melapor ke Polsek Kuta dengan laporan Iphone mereka dirampas saat akan melihat lokasi melalui google maps. (SIL/PDN)