Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Dua Mahasiswa Dihajar Sekelompok Pemuda Tak Dikenal di Kuta

Oleh Podiumnews • 04 Februari 2020 • 04:20:04 WITA

Dua Mahasiswa Dihajar Sekelompok Pemuda Tak Dikenal di Kuta
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Insiden pengeroyokan menimpa dua mahasiswa, Ferdi Surya Dewayana (21) dan Made Adi Pratama (20), saat berjalan-jalan di Jalan Raya Legian Kuta, Selasa (28/1) dini hari lalu. Kedua korban dihadang beberapa pelaku dan menghajarnya hingga babak belur.

Tidak hanya menganiaya, kedua pria yang tinggal diseputaran Kuta Selatan itu kehilangan dompet berisi uang tunai dan Iphone 7. Barang barang korban diduga digasak para pelaku yang hingga kini belum tertangkap.

Sumber dilapangan mengungkapkan, pengeroyokan terjadi sekitar pukul 03.30 Wita, setelah kedua korban bersitegang dengan beberapa orang pemuda di Jalan Raya Legian Kuta. Karena kalah jumlah, kedua korban berniat pergi. Namun beberapa pelaku marah dan ngotot mengeroyok korban.

Aksi pengeroyokan itu dilakukan secara membabi-buta sehingga kedua korban tidak sempat melakukan perlawanan. Sehingga dua mahasiswa itu mengalami luka kepala benjol, tubuhnya memar dan lecet-lecet. 

Warga yang melihat pengeroyokan tidak berani melerai karena takut. "Kedua korban merupakan mahasiswa di Denpasar. Kalau dilihat dari keterangan saksi-saksi, pelakunya lebih dari 2 orang," terang sumber dilapangan, Senin (3/2).

Tidak hanya dikeroyok hingga babak belur, barang barang korban seperti Iphone 7 dan uang tunai Rp 900.000 hilang diduga digasak para pelaku.

"Para pelaku diduga mengambil barang-barang korban pasca pengeroyokan. Hilangnya barang barang sudah dilaporkan ke Polsek Kuta," ungkap sumber yang enggan disebut namanya itu.

Beberapa jam setelah dikeroyok, dua korban langsung melaporkannya ke Polsek Kuta. Laporan ini disampaikan oleh Ferdi Surya Dewayana (21) tinggal di Jalan Kecubung Batu IIIA Lingkungan Taman Jimbaran Kuta Selatan. Made Adi Pratama (20) tinggal di Jalan Dharmawangsa Kampial, Kuta Selatan. Sampai laporan diterima Polisi, para pelakunya belum tertangkap.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa yang dihubungi wartawan via Whatsapp, Senin (3/2) enggan memberikan keterangan terkait kasus tersebut. (SIL/PDN)