Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Gerak Cepat, Polisi Tangkap Diduga Pelaku Pembunuhan Senawati

Oleh Podiumnews • 06 Februari 2020 • 05:27:13 WITA

Gerak Cepat, Polisi Tangkap Diduga Pelaku Pembunuhan Senawati
Tersangka Sakim Fadillah (39). (Foto: Istimewa)

DENPASAR PODIUMNEWS.com - Tim gabungan Polresta Denpasar tak sampai 1X24 jam berhasil menangkap pelaku pembunuhan Senawati Candra (54). Korban tewas dibunuh di kamarnya di Jalan Ahmad Yani Utara nomor 183 Denpasar Utara. Pelaku diduga mantan karyawan korban, Sakim Fadillah (39) asal Jember Jawa Timur.

Saat ini, Sakim Fadillah sudah diamankan di Polresta Denpasar. Pria bertubuh kurus tinggi ini ditangkap sekitar pukul 17.00 Wita di rumah kosnya di kawasan Jalan Bukit Tunggal VII nomor.14 Pemecutan Denpasar Barat. 

"Tadi sore orang terduga pelaku sudah diamankan. Masih diperiksa anggota buser," ujar sumber Rabu (5/2).

Sumber menjelaskan sosok pria yang diamankan tersebut diduga kuat mantan karyawan korban yang sudah lama bekerja di Toko Bangunan tersebut. "Infonya mantan karyawan," beber sumber lagi.

Diketahui, korban adalah bos penjual alat-alat bangunan dan pres batako. Namun usaha itu telah bangkrut sekitar setahun yang lalu. Sedangkan Sakim diduga dipecat dari kerjaannya sebagai karyawan. "Belum diketahui secara persis apa motif pembunuhan itu," kata sumber.

Selain itu, Sakim juga sempat digiring ke TKP dengan tangan diborgol dan mengenakan baju tahanan. Ia digiring ke TKP untuk mencari barang bukti berupa botol kaca. Dimana pelaku mengaku menghabisi korban dengan cara memukul kepalanya menggunakan botol.

"Setelah menghabisi korban, pelaku membuang botolnya ke lahan kosong di sebelah timur pekarangan rumah korban," ujar petugas. 

Selesai melakukan pencarian botol pada lahan kosong seluas sekitar 4 are yang penuh rumput itu pukul 18.40 Wita, polisi kembali menggiring pelaku ke Mapolresta Denpasar.

Sementara itu Kepala Lingkungan setempat I Made Dana mengatakan Senawati Candra dulunya adalah seorang bos dari UD Maju Gemilang. Di rumah itu sebelumnya jual alat bangunan. Namun usaha itu sudah bangkrut sekitar setahun yang lalu.

Setelah usahanya bangkrut korban jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Di rumah itu korban tinggal bersama 3 orang anaknya. "Ibu ini turunan Cina. Dia sudah lama menjanda. Dulunya korban ini bos. Tapi usahanya sudah bangkrut sekitar setahun lalu. Saya kaget dapat informasi kejadian ini. Pas saya datang pekarangan rumah sudah disterilkan polisi," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan yang dihubungi tadi malam, membenarkan diamankannya terduga pelaku Sakim Fadillah. Saat dihubungi via Whatsapp, pada Rabu (5/2), mantan Kasat Narkoba Polresta Denpasar ini hanya mengatakan bersabar. "Sabar Ngih," ucapnya. (SIL/PDN)