Podiumnews.com / Aktual / Politik

Soal Paslon, KRB Tunggu Kesepakatan Sudikerta-Rai Mantra

Oleh Podiumnews • 26 Desember 2017 • 04:38:44 WITA

Soal Paslon, KRB Tunggu Kesepakatan Sudikerta-Rai Mantra
Koalisi Rakyat Bali

DENPASAR-Meski tenggat pembukaan pendaftaran pasangan calon (Paslon) gubernur-wakil gubernur untuk Pilgub Bali 2018 kurang dua minggu lagi, namun Koalisi Rakyat Bali (KRB) sepenuhnya yakin akan segera melahirkan paslon.

"Ya sangat optimis. Apanya yang tidak dioptimiskan? Kita harus optimis dan selalu yakin dengan apa yang kita lakukan (termasuk soal pasangan calon  di Pilgub Bali," tegas Ketua KRB AA Bagus Adhi Mahendra Putra pada Minggu (24/12/2017) di Denpasar.

Pria yang akrab disapa Gus Adhi ini mengaku pihaknya tidak terpengaruh dengan waktu pendaftaran paslon sebagai peserta Pilgub Bali 208 dari parpol dan gabungan parpol (koalisi) yang semakin mepet pada tanggal 7-9 Januari 2018 nanti. 

"Apanya yang mepet? Waktu dua minggu cukup. Kan tinggal kesepakan masing-masing calon saja. Kalau hari ini terjadi kesepakatan. Saat ini juga kita di KRB punya pasangan calon," sebutnya.

Pihaknya pun sudah melakukan pola jemput bola dengan berencana mendatangi langsung kedua figur yang diunggulkan sesuai hasil survey paslon kerjasama antara KRB dengan Lembaga Survey Indonesia (LSI Denny JA), agar bersedia diduetkan menjadi pasangan calon. 

Keduanya itu ialah Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta sekaligus wakil gubernur Bali dan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra (Dharma-Kerta). Hanya saja, rencana semula digelar Jumat (22/12) mesti tertunda.

"Bukan batal. Tapi tertunda karena terbentur ada kegiatan kenegaraan saat itu. Pada tanggal 22 ( Desember) itu, Bali jadi tempat rapat kabinet. Yang sudah itu Pak Rai Mantra ada kunjungan ke Raja Ampat," terangnya.

Menurutnya anggota DPR RI Dapil Bali ini, kegiatan tersebut harus terlaksana guna menjemput kesepakatan dan kesediaan dari kedua tokoh yang akan diduetkan.

Selain itu agar kedua figur bisa segera membuat kesepakatan, Ketua Bappilu Wilayah Bali-Nusra DPP Golkar ini meminta kepada masing-masing tim sukses melakukan komunikasi agar bisa segera diputuskan yang kemudian ditindaklanjuti dengan kesepakatan sebagai paslon.

"Sesuai permintaan harapan dari rakyat Bali agar keduanya bisa sebagai paslon. Maka KRB meminta dengan segera diberikan jawaban tegas terkait kesiapan itu," pintanya.

Putra politis senior Partai Golkar IGK Adhi Putra ini mengungkapkan pada Sabtu (23/12/2017), DPP Partai Golkar telah melakukan rapat membahas terkait persiapan Pilkada Serentak 2018 termasuk Pilgub Bali. 

"Di sana sudah saya laporkan soal yang ideal dan juga realistas yang sebenarnya. Ini agar DPP bisa memetakan juga merancang strategi pemenangan," tandasnya tanpa merinci apa yang dimaksud dengan soal ideal juga realitas yang sebenarnya. (*)