Podiumnews.com / Aktual / Politik

Hari Ibu di Banjar Kamasan, Cok Rat dan Wastana Ingatkan Perempuan Bali Tingkatkan Kualitas Diri

Oleh Podiumnews • 31 Desember 2017 • 07:52:16 WITA

Hari Ibu di Banjar Kamasan, Cok Rat dan Wastana Ingatkan Perempuan Bali Tingkatkan Kualitas Diri
Cok Rat dan Wastana berfoto bersama dengan para ibu PKK Bajar Kamasan

TABANAN–Para perempuan diharapkan semakin meningkatkan kualitas dirinya. Pesan itu disampaikan anggota Komite IV DPD-RI Wakil Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, SH., dalam sambutannya pada kegiatan Perayaan Hari Ibu yang digelar PKK Banjar Kamasan, Desa Dajan Peken, Tabanan, Sabtu (30/2) malam. 

Selain dihadiri Oka Ratmadi, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Camat Tabanan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tabanan, Anggota Komisi IV DPRD Tabanan dan perwakilan anggota DPD RI I Made Urip.

Hadir pula Perbekel Desa Dajan Peken, kelian adat dan dinas serta para tokoh Banjar Kamasan dan berbagai unsur lainnya.

Secara umum lanjut pemilik nama panggilan akrab Cok Rat ini, jumlah penduduk perempuan di dunia termasuk pula di Indonesia dan Bali lebih banyak dari lawan jenisnya.

Sementara pada sisi yang lain banyak persoalan yang sedang dihadapi perempuan yang ke depannya harus segera dicarikan solusinya. 

Terkait dengan itu, Cok Rat menekankan agar para perempuan Bali meningkatkan kualitas dirinya.

“Para perempuan Bali harus memacu diri untuk meningkatkan kwalitas dirinya,” pesannya.

Cok Rat menambahkan, memacu diri untuk meningkatkan kualitas diri tersebut tentu bertujuan agar para perempuan semakin mampu menempatkan kehormatan dirinya sebagai sosok perempuan. Terutama juga untuk mensejajarkan dirinya dengan kaum laki-laki. 

Terlebih lagi dengan modernitas saat ini dan semakin pesatnya perkembangan tekonologi, banyak hal yang bisa dilakukan para perempuan untuk mensejajarkan dirinya dengan kaum laki-laki.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Bali ini memaparkan, bahwa saat ini banyak peluang dan kesempatan yang bisa diambil perempuan yang sama selama ini peluang dan kesempatan tersebut identik dilakukan kaum pria.

“Ke depan saya harapkan para perempuan mampu berkompetisi sehat dengan kaum laki-laki, termasuk dalam berkompetisi sebagai pemimpin banjar, desa, daerah hingga nasional,” sebutnya.

Senada dengan Cok Rat, anggota Komisi IV Fraksi PDIP DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, S.Pd., mengatakan bahwa peran perempuan dalam pembangunan termasuk pula dalam mewujudkan pembangunan di Tabanan dengan visi Tabanan Serasi sangat penting.

Sehingga para perempuan diharapkannya memiliki visi yang sama dalam melakukan setiap gerak langkahnya.

Perayaan Hari Ibu sendiri bagi Wastana merupakan momentum perenungan terhadap jejak perjuangan perempuan Indonesia yang telah berlangsung pada 22 hingga 25 Desember 1928 silam.

Pada saat itu, untuk pertama kalinya para perempuan Indonesia menggelar kongres bertempat di Yogyakarta. Ditetapkannya tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu berlangsung pada kongres ketiga pada tahun 1938.

Terhadap kongres tersebut, Wastana menjelaskan bahwa betapa hebatnya para perempuan Indonesia, termasuk pula para perempuan tempo dulu. 

Mengingat, sebagai bangsa yang terjajah, para perempuan tempo dulu dengan segala konsekuensi terburuknya berani mengambil sikap heroik, melakukan kongres dalam tujuannya untuk mengambil peran bagi masa depan bangsanya. 

“Spirit itu harus diteladani oleh kaum ibu saat ini, bahwa dalam mengisi kemerdekaan ini para perempuan harus mampu berkarya untuk mengisi kemerdekaan,” ingatnya.

Sementara sebelumnya Ketua PKK Banjar Kamasan, Ni Kadek Meirawati, S.Pd., dalam laporannya mengatakan terkait dengan perayaan Hari Ibu 2017 ini, pihaknya mengambil tema “Berkesadaran Bersama Membangun Kamasan Dalam Bangga Terhadap Potensi Lokal”.

Tema ini diambilnya dalam upaya mewujudkan kebersamaan warga Kamasan dalam berperan serta mewujudkan Tabanan Serasi. 

Serangakian untuk perayaan Hari Ibu tahun ini, pihaknya menyelenggarakan berbagai kegiatan. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut seperti mengangkat potensi kuliner lokal melalui bazar kelilng. Termasuk pula mengangkat ptensi seni dan budaya mulai dari anak-anak hingga dewasa yang semuanya kemudian diberikan wahana pentas pada perayaan Hari Ibu ini. (TIM)