Podiumnews.com / Aktual / Politik

Pemerintah Perlu Lakukan Rasionalisasi Anggaran untuk Tangani Covid-19

Oleh Podiumnews • 07 April 2020 • 20:11:36 WITA

Pemerintah Perlu Lakukan Rasionalisasi Anggaran untuk Tangani Covid-19
Nyoman Adnyana

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kasus Covid-19 di Bali setiap hari mengalami peningkatan. Pemerintah daerah juga telah melakukan rasionalisasi anggaran untuk melakukan penanganan virus tersebut. Kendati demikian, pemerintah juga harus tetap terus bersiap-siap. Pasalnya, tidak diketahui secara pasti kapan penyebaran virus Corona akan berhenti.

Demikian pula apabila nantinya sudah berhasil dihentikan, pemerintah juga harus kembali menyiapkan anggaran untuk melakukan recovery. Untuk itu, efiensi anggaran di seluruh pos mulai dari DPRD hingga di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan. 

Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bali Nyoman Adnyana, via telepon Selasa (7/4).

Politisi PDIP asal Kintamani Bangli ini menyebutkan, provinsi lain di Indonesia menyiapkan anggaran cukup besar. Bahkan sampai puluhan miliar.

Sementara Bali secara pasti baru Rp 15 miliar pada APBD Induk dan penyisiran anggaran di DPRD Bali termasuk di Sekretariat berhasil melakukan rasionalisaai hingga Rp 18 miliar.

"Kita minta OPD lain juga melakukan rasionalisasi anggaran yang kita alihkan untuk penanganan Covid-19 dan recovery Bali setelah penyakit virus ini berakhir," ujarnya.

Menurutnya, kalau proyek-proyek fisik yang sudah berjalan apalagi sudah selesai proses tender tidak bisa dibatalkan. Proyek itu harus tetap jalan, demikian juga halnya alokasi dana untuk pembebasan lahan proyek jalan Short Cut Denpasar-Singaraja, harus tetap jalan.

"Kalau ada proyek fisik yang belum proses tender itu bisa ditunda, dan kita alihkan untuk sepenuhnya pada penanganan penyakit virus Corona dan pemulihan ekonomi nanti," kata dia. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry menyampaikan di daerah juga diharapkan melakukan langkah-langkah strategis seperti mendorong aspek pengeluaran daerah.
Relokasi anggaran daerah untuk mempertahankan daya beli masyarakat.

Pemerintah juga diminta membiayai dan mendukung penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), pun demikian dengan pembiayaan yang harus melakukan isolasi mandiri. 

Seiring dengan semakin terus meningkatnya pasien dalam pengawasan dan semakin meningkatkan angka positif Covid-19, politisi Golkar ini meminta agar ketersediaan ruangan, obat-obatan  dan alat test/laboratorium yang memadai.

"Jangan sampai kita kewalahan ruangan isolasi. Apalagi misalnya kasus meningkat terus,"katanya sembari berharap penyebaran virus Corona segera bisa berakhir.

Sugawa Korry menambahkan pihaknya mendukung ketersediaan anggaran untuk tim Covid-19 di desa-desa. Politisi Golkar asal Banyuatis, Buleleng ini juga mendukung gubernur yang telah setuju menunjang anggaran Rp 50 juta untuk tim Covid-19 d idesa adat yang dialokasikan dari anggaran desa adat.

Demikjan  juga diijinkannya penggunaan dana desa dinas untuk tanggulangi penyebaran dan pencegahan Covid -19 di desa-desa. Seperti halnya penyemprotan disinfektan di seluruh desa.

"Kita berharap kerja keras semua pihak dalam penanggulangan Covid-19 segera bisa berakhir, dan Bali secepatkanya bisa melakukan pemulihan ekonomi," pungkasnya. (RYN/PDN)