Bantu Tangani Corona, Golkar Bali Keluarkan Instruksi Penyisihan Gaji
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Partai Golkar terus berupaya memberikan sumbangsihnya dalam penanganan pandemi virus Corona, khsususnya di Bali. Hal ini ditunjukan dengan memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang nantinya akan dibagikan ke setiap Puskesmas yang ada di Bali.
Diketahui, bantuan tersebut berasal dari DPP Partai Golkar yang diserahkan langsung oleh Korwil DPP Partai Golkar Gde Sumarjaya Linggih alias Demer. Adapun bantuan yang dimaksud adalah APD untuk para medis dan masker. Selain itu ada juga hand sanitizer.
Ketua DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry menyatakan, pihaknya saat ini sangat berkonsentrasi pada penanganan virus Corona yang penyebarannya sangat masif.
Bukan itu saja, Partai Golkar Bali juga telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader partai yang duduk di DPRD baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyisihkan gajinya sebesar 75 persen selama tiga bulan ke depan.
Nantinya, hasil penyisihan tersebut akan digunakan untuk melakukan penanganan virus Corona.
“Tidak perlu setor ke partai, tinggal lapor saja. Tinggal laporkan saja hasil penyisihan gaji untuk kegiatan apa saja. Misalnya pembagian masker dan hand sanitizer, atau yang lainnya terkait penanganan Covid-19,” terangnya.
Menurutnya, intruksi penyisihan gaji telah dilaporkan pihaknya ke DPP Partai Golkar di Jakarta. Apa yang dilakukan oleh Partai Golkar Bali mendapat restu dan ijin. Sehingga bisa segera diimplementasi secara langsung.
Saat ini, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar Bali telah menerapkan penyisihan gaji, mulai dari Maret, April, dan Mei. Selain itu, Golkar Bali juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 sejak tanggal 20 Maret lalu.
Sementara itu, Korwil DPP Partai Golkar Bali-Nusra, Gde Sumarjaya Linggih menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Partai Golkar saat ini merupakan bentuk kerja social kepada masyarakat. “Ini bagian dari kerja politik, salah satunya yakni kerja social,” tandasnya.
Dirinya berpesan kepada seluruh kader agar terus memberikan edukasi kepada masyarakat soal Covid-19. (RYN/PDN)