Cok Ace Minta Pilkada Saat Pendemi Sesuai Protokol Kesehatan
DENPASAR, PODIUMNEWS com - Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) harus tetap berjalan meski saat pandemi Covid 19. Hal ini untuk memastikan kepemimpinan pada tiap daerah tetap ada, mengingat hal itu berpengaruh terhadap stabilitas politik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali I Gusti Agung Ngurah Sudarsana saat menyampaikan sambutan pada acara Apel Siaga Dalam Jaringan ‘Bali Siap Pemilihan Serentak 2020’ yang digelar KPU Provinsi Bali secara virtual, di Ruang Kerja Wagub Bali, Kamis (2/7).
Wagub Cok Ace meminta agar pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 pada seluruh tahapannya. Wagub berharap koordinasi antar Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan di masing-masing daerah dapat terjaga dengan baik dan tentunya di bawah pengawasan Bawaslu.
“Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Bali menuju “Bali Era Baru” melalui “Nangun Sat Kertih Loka Bali” mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 agar dapat berjalan demokratis dan menjamin aspek kesehatan seluruh masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.
Wagub Cok Ace berharap perkembangan persiapan Pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2020 dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 dari tingkat Desa/Kelurahan hingga Kabupaten/Kota dapat berjalan lancar.
Sementara itu, Ketua KPU RI Arif Budiman menyampaikan, Pilkada Serentak Tahun 2020 merupakan Pilkada yang akan dilaksanakan di 270 daerah seluruh Indonesia secara serentak. Khusus untuk Provinsi Bali, penyelenggaraan Pilkada dilaksanakan di 6 kabupaten/kota, yang sebelumnya dilakukan penundaan karena terganggu oleh penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Untuk itu, pihaknya berharap, setiap tahapan Pilkada agar dipersiapkan dengan matang baik itu sarana prasarana, personel termasuk juga penganggarannya. Pihaknya menekankan agar petugas yang dilapangan bekerja dengan menggunakan Alat pelindung diri (APD). Jangan sampai penyelenggara pemilu menjadi penyebar virus dan menjadi klaster Covid-19.
“Perlu disosialisasikan ke semua pihak dua hal penting dalam pelaksanaan Pilkada yaitu faktor keselamatan dan kesehatan. Bagaimana kita di tengah pandemic ini bisa melaksanakan tahapan Pilkada dengan baik dan tetap selamat dan sehat dan Pemilu yang luber dan jurdil dapat terwujud,” tandasnya.
Apel siaga pada pagi hari ini juga diikuti oleh Ketua DPRD Provinsi Bali, Pangdam IX Udayana, Ketua Bawaslu RI, Ketua KPU Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Anggota KPU dari 6 kabupaten/kota di Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi dan kab/kota serta Gugus tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Bali serta 6 Kab/kota se-Bali. (BAS/PDN)