Podiumnews.com / Aktual / Politik

Guspardi Gaus Berharap Pandemi Tak Kurangi Minat Masyarakat Ikut Pilkada

Oleh Podiumnews • 05 Juli 2020 • 21:55:08 WITA

Guspardi Gaus Berharap Pandemi Tak Kurangi Minat Masyarakat Ikut Pilkada
Guspardi Gaus

JAKARTA, PODIUMNEWS.COM - Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus berharap situasi -19 tak mengurangi partisipasi masyarakat pada ajang pemilihan kepala daerah yang dijadwalkan berlangsung 9 Desember 2020.

"Dalam beberapa kali rapat koordinasi dan rapat dengar pendapat (), sejalan juga dengan pandangan Fraksi PAN, saya ingatkan sosialisasi 9 Desember 2020 harus lebih gencar," kata saat dihubungi ANTARA di , Minggu (5/7) malam.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengingatkan Komisi Pemilihan Umum () harus memastikan masyarakat tersosialisasi secara baik terkait tahapan hingga pelaksanaan di masa ini.

Menurut dia, pelaksanaan 9 Desember 2020 sudah melalui pertimbangan panjang dan matang, termasuk kewajiban mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi -19.

"Kami tidak ingin ada masyarakat maupun penyelenggara yang terkena -19 karena ikut ," kata mantan pengajar Universitas Barat dan Imam Bonjol Padang itu.

Anggota DPR ini berharap pelaksanaan tahapan hingga pemungutan suara 2020 berjalan sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan, termasuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Ia mengatakan masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi secara masif agar tidak khawatir menggunakan hak suaranya di masa karena sudah diatur sesuai protokol kesehatan -19.

"Begini, dikhawatirkan kan situasi ini mengurangi partisipasi masyarakat, makanya perlu sosialisasi secara masif bagaimana tahapan-tahapan dilakukan sesuai protokol kesehatan," katanya.

Sesuai dengan target Menteri Dalam Negeri bahwa tingkat partisipasi pemilih di atas 50 persen, kata, , itulah pentingnya sosialisasi secara masif.

"Bahwa hak demokrasi jangan diabaikan. Kalau tidak menggunakan hak pilihnya, yang terpilih kan orang-orang yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan," ujarnya.

Ia melihat masyarakat sebenarnya masih ada kebimbangan antara anjuran di rumah saja dengan transisi normal baru, namun masih ada waktu lima bulan ke depan untuk persiapan pelaksanaan .

"Di masa transisi ini, masyarakat juga sudah terbiasa dengan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak. Ini yang kami harapkan juga pada pelaksanaan nanti," kata. (ANT/ISU/PDN)