Podiumnews.com / Aktual / Politik

Ngakan Kutha Parwata Dipastikan Terima Sanksi Dari PDIP

Oleh Podiumnews • 14 Juli 2020 • 18:35:23 WITA

Ngakan Kutha Parwata Dipastikan Terima Sanksi Dari PDIP
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Keputusan Ngakan Kutha Parwata alias Gus Dek untuk maju pada Pilkada Bangli 2020 akhirnya terwujud. Pasalnya, Golkar yang menjadi kendaraannya memberikan restu berupa rekomendasi kepada dirinya menjadi pasangan Made Subrata.

Meski demikian, Gus Dek tentunya akan menerima “imbalan” yang setimpal dari partai yang telah membesarkan namanya yakni PDIP. Hal ini tak lepas dari sanksi yang akan diberikan oleh PDIP terhadap dirinya. Seperti diketahui, Gus Dek merupakan mantan Ketua DPC PDIP Bangli dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bangli.

Terkait hal itu, Ketua DPD I PDIP Bali Wayan Koster menyatakan akan memberikan sanksi. Tak main-main, yakni pemecatan. “Nanti pasti akan diberikan sanksi organisasi, dipecat,” tegas Koster usai Sidang Paripurna DPRD Bali, Selasa (14/7).

Koster memastikan bahwa sanksi pemecatan akan diberikan kepada kader yang tidak loyal dan membelot dari partai. Seperti yang dilakukan oleh Gus Dek. “Sudah pasti dipecat,” akunya.

Saat disinggung mengenai rekomendasi dari DPP PDIP untuk Pilkada serentak 2020 di Bali, Gubernur Bali ini menyatakan masih menunggu intruksi. “Rekomendasi belum. Lagi berproses, sabar, masih ada waktu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Bali Ketut “Boping” Suryadi menyatakan jika pihaknya telah memanggil Ngakan Kutha Parwata untuk dimintai keterangan. Hasilnya, yang bersangkutan memang atas dasar keinginan sendiri dan siap menerima konsekuensi apapun dari PDIP.

“Sudah kita panggil dia sekitar dua minggu yang lalu. Dengan segala dalih dan alasan tingkat politik di Bangli, dia sudah ceritakan akhirnya maju lewat Golkar lawan PDIP,” jelas Boping.

Menurutnya, jika Gus Dek dinyatakan sudah resmi menjadi calon dari partai lain, maka secara otomastis akan diberikan sanksi. “Kalau sudah begitu, dipastikan beliau akan kita berikan sanksi. Dan beliau sudah siap,” pungkasnya. (RYN/PDN)