Podiumnews.com / Aktual / News

Wabup Badung Ajak Generasi Muda Teladani Patriotisme Pejuang Kemerdekaan

Oleh Podiumnews • 16 Agustus 2020 • 18:58:51 WITA

Wabup Badung Ajak Generasi Muda Teladani Patriotisme Pejuang Kemerdekaan
Wabup Suiasa saat menghadiri peringatan HUT ke-75 Monumen Perjuangan Bangsal, Minggu (16/8). (Foto: Istimewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengajak generasi penerus bangsa untuk selalu menghormati mengenang serta meneladani sifat heroik dan patriotisme para pejuang kemerdekaan.

Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri peringatan HUT ke-75 Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Minggu (16/8). Acara itu juga dalam rangka penganugerahan penghargaan kepada Bagus Made Wena (Alm) oleh DPD LVRI dan DHD 45 provinsi Bali.

Penganugerahan diberikan sebagai pejuang yang membantu dalam melawan Nederlandsch Indië Civiele Administratie atau Netherlands-Indies Civiele Administration (NICA) di Bali. Rumahnya yang saat ini dijadikan Monumen Bangsal, waktu itu digunakan sebagai markas pertemuan bawah tanah oleh para pemimpin pejuang untuk merumuskan strategi dalam menghadapi NICA.

Suiasa menyebut menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia dalam bentuk aksi – aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI. Tolong menolong kepada sesama, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain adalah bentuknya.

Suiasa juga mengajak agar Peringatan Monumen Perjuangan Bangsal kiranya dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

“Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Untuk itu mari kita maknai peringatan hari ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun Badung menuju Indonesia maju,” ungkapnya.

Sementara itu Penglingsir kawasan MPB, Dr. Bagus Ngurah Putu Arhana, Sp.A (K), menjelaskan bahwa upacara peringatan dan penganugerahan penghargaan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat serta undangan juga terbatas.

Pimpinan MPB, Bagus Ngurah Rai, SH, MBA menjelaskan, undangan yang hadir dalam upacara itu dibagi dalam dua. Undangan inti akan dialokasikan di tempat upacara. Sedangkan undangan lainnya yang terdiri dari para semeton dan lain-lain akan dialokasikan di halaman lain di MPB.

“Undangan dibagikan masker, disediakan tempat cuci tangan yang cukup banyak, jarak aman dijaga dengan ketat.” katanya.

Untuk diketahui bersama, Pemilik kawasan Bangsal adalah Bagus Made Wena. Beliau adalah seorang saudagar yang sangat sukses pada jamannya. Dimasa itu orang yang sukses, umumnya takut memihak para pejuang. Karena resikonya, adalah dihukum mati, atau disiksa dan seluruh rumah pasti dibumi hanguskan.

Namun Bagus Made Wena sama sekali tidak gentar. Beliau pertaruhkan semua kekayaannya dan bahkan jiwanya untuk Indonesia merdeka. Oleh karena itu kawasan Bangsal yang kini dikenal sebagai kawasan Monumen Perjuangan Bangsal (MPB) merupakan salah satu embrio perjuangan kemerdekaan di Bali.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Putu Parwata, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana serta perwakilan veteran. (RIS/PDN)