Podiumnews.com / Aktual / Politik

Golkar, NasDem, Demokrat Kunci Empat Nama Kandidat di Denpasar

Oleh Podiumnews • 18 Agustus 2020 • 21:39:55 WITA

Golkar, NasDem, Demokrat Kunci Empat Nama Kandidat di Denpasar
Ilustrasi-pilkada denpasar. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Koalisi Golkar, NasDem, dan Demokrat tampaknya telah menyiapkan opsi untuk menantang dominasi PDIP di Pilwali Kota Denpasar 2020. Bahkan untuk menantang calon yang akan diusung yang diusung oleh PDIP, koalisi tiga partai tersebut telah menyiapkan empat nama.

Keempat nama tersebut saat ini telah masuk dalam kantong Tim Khusus yang dibentuk oleh koalisi. Dan selanjutnya akan dilaporkan kepada partai-partai koalisi. Nantinya, laporan ini akan diplenokan kembali untuk diputuskan dan ditetapkan. Siapa di posisi calon wali kota. Siapa yang diposisikan sebagai calon wakil wali kota.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPD I Golkar Bali Dewa Made Suamba Negara menyatakan, dalam waktu dekat akan ada keputusan siapa calon yang akan diusung. “Selambat-lambatnya 19 Agustus 2020 ini kami sudah harus ada laporan. Artinya, hasil itu kami laporkan ke koalisi,” ujarnya, Selasa (18/8).

Tim Khusus sendiri, lanjut Suamba, akan memastikan keseriusan masing-masing calon yang telah diakomodir dalam koalisi. “Progressnya sudah ada. Tinggal memutuskan saja. Tentu di tingkat koalisi. Karena tiap jalan atau tiap langkah yang kami lakukan di koalisi selalu dikoordinasikan,” katanya.

Ditanya mengenai nama-nama yang dimaksud, Suamba Negara enggan menyebutkan secara detail. Yang jelas, tim yang beranggotakan AA Ngurah Widada dari NasDem dan Wayan Adnyana dari Demokrat sudah mengantongi nama yang akan diusung.

“Belum lah, nanti koalisi bisa marah kalau saya sebut di awal. Di awal kan, kami sudah mengatakan untuk Denpasar ada kejutan, ya realisasinya harus kejutan juga,” akunya.

Saat disinggung mengenai yang selama ini muncul dimedia, pihaknya tak memungkiri. Meski demikian, ia menyatakan masih menunggu hasil pleno di Koalisi Golkar, NasDem, dan Demokrat. “(Untuk nama-nama) nanti saja setelah pleno,” pungkasnya. (RYN/PDN)