Suiasa Hengkang dari Golkar,
Soliditas Golkar Badung Kembali Diuji (BESAR)
Bahwa Pekerjaan Rumah (PR) terberat I Ketut Sudikerta sebagai Calon Gubernur Bali yang diusung Partai Golkar, justru ada di kampung halamannya sendiri (Kabupaten Badung) mendekati kenyataan. Terbaru adalah kader senior Golkar Badung I Ketut Suiasa, yang juga Wakil Bupati Badung memastikan dirinya mundur dari Partai Golkar. Hengkangnya Suiasa sebenarnya sudah bisa diprediksi, mengingat dalam beberapa kesempatan dia terlihat ikut di sejumlah agenda Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster. Lalu dengan mundurnya Suiasa, apakah ‘gerbong’ konstituennya juga akan merapat ke Koster? Pilgub 2018 mendatanglah akan jadi saksinya.
PODIUM – Mangupura
Keputusan wabup Badung, Drs Ketut Suiasa hengkang dari Partai Golkar, disesalkan Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Muntra, S.H. Namun Muntra mengaku tak bisa banyak berbuat, karena keputusan mundur tersebut merupakan sikap politik individu seseorang.
Dihubungi seusai rapat di kediamannya dengan sejumlah anggota fraksi Golkar DPRD Badung, Sabtu (22/7) lalu, politisi Golkar yang juga notariat ini berharap kemunduran Suiasa tidak memudarkan semangat kader Golkar. Justru kemunduran Suiasa harus mampu solidkan barisan sampai ke akar rumput.
Partai Golkar Badung dan Partai Golkar Bali kata Muntra, diharapkan tidak terpengaruh dengan peristiwa mundurnya Suiasa dari Golkar. Karena dalam organisasi keluar masuknya kader adalah hak individu. Termasuk Suiasa yang mundur dari Partai Golkar adalah hak yang bersangkutan. "Suiasa mundur adalah hak politik yang bersangkutan. Hal tersebut pilihan saudara Suiasa. Kita tidak bisa mencegah. Walaupun kita sangat sayangkan sekali," ujar politisi asal Banjar Sawangan Kelurahan Tanjung Benoa Badung ini.
Muntra menegaskan, Partai Golkar Badung justru menjadikan peristiwa tersebut sebagai semangat Kegolkaran untuk merapatkan barisan dan menjaga soliditas."Mari kita sesama kader Partai Golkar jaga soliditas. Terlebih lagi Partai Golkar ke depan akan menghadapi event politik yakni Pilkada Bali," ujarnya.
Muntra pun segera akan melakukan konsolidasi organisasi ke bawah, agar Partai Golkar di Badung benar-benar solid terkonsolidasi. Ini sebuah tantangan untuk kita ke depan dan ini adalah seni dalam politik. Kita berharap mundurnya saudara Suiasa akan menumbuhkan kader baru. Hilang satu tumbuh seribu,itu harapan kita ke depan. Makanya kami akan gencarkan konsolidasi ke bawah," ujar Muntra.
Secara terpisah, Ketua Tim 5 yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi Golkar Bali, I Gusti Putu Wijaya membenarkan bahwa Suiasa mengundurkan diri sebagai kader Golkar di hadapan anggota Tim 5 yakni Putu Yuda Suparsana, Wayan Subawa, Warsa T Bhuana, Dewa Suamba Negara, dan Ketua Golkar Badung, Wayan Muntra. “Pertemuan sangat kekeluargaan, artinya bahwa beliau punya sikap politik secara pribadi bahwa beliau betul dengan Pak Koster. Di samping itu beliau dengan kesibukannya rasanya untuk aktif beliau tidak mungkin lah. Sehingga beliau secara tegas menyatakan mundur dari keanggotaan dan kepengurusan, secara formal juga beliau sudah memberikan surat pengunduran diri,” terangnya. (KP-001)