Podiumnews.com / Aktual / Politik

Enam Paslon Pilkada di Bali Resmi Dapat Rekomendasi PDIP

Oleh Podiumnews • 28 Agustus 2020 • 22:01:13 WITA

Enam Paslon Pilkada di Bali Resmi Dapat Rekomendasi PDIP
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Enam Pasangan Calon (Paslon) mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. Rekomendasi diumumkan langsung oleh Ketua DPP PDIP Bidang Politik Puan Maharani di Sekretariat DPP PDIP di Jakarta, Jumat (28/8) secara virtual.

Keenam Paslon tersebut antara lain, IGN Jayanegara-I Kadek Agus Arya Wibawa (Denpasar), I Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa (Badung), Komang Sanjaya-Edi Wirawan (Tabanan), Made Kembang Hartawan-Ketut Sugiasa (Jembrana), Sang Nyoman Sedana Artha-Wayan Diar (Bangli), dan Gede Dana-Wayan Artha Dipa (Karangasem). Seluruh calon yang diumumkan tersebut berkumpul di Sekretariat DPD PDIP Bali.

Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat kepada calon terpilih yang telah mendapatkan rekomendasi. “Calon-calon ini dipilih melalui proses diberbagai tingkatan dari DPC, DPD, sampai DPP,” jelasnya saat pidato.

Dengan demikian, sebagai kader partai, pihaknya menginstruksikan agar seluruh jajaran partai mulai dari struktur, kader, hingga fraksi PDIP untuk ikut bertanggungjawab memenangkan pasangan yang diusung. “Kita harus berkomitmen, bergotong royong bersama-sama memenangkan calon,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini banyak kader ataupun figur yang berminat untuk maju melalui PDIP pada Pilkada serentak 2020. Akan tetapi, partai hanya memutuskan calon terbaik. Disisi lain, Koster mengaku siap turun gunung sebagai Panglima Perang untuk enam pasangan calon yang telah mendapat rekomendasi dari DPP PDIP.

"Saya akan turun konsolidasi di Pilkada ini dan juga sebagai Ketua DPD Partai, saya juga akan turun sebagai Gubernur untuk mengkampanyekan kawan-kawan semua di Pilkada yang harus kita menangkan," jelasnya.

Meski demikian, dirinya meminta kepada seluruh kader agar mengingatkan apabila sudah melewati batas dalam berkampanye. Mengingat, dirinya juga sebagai pejabat negara.

"Meskipun saya sebagai gubernur saya juga ketua partai yang punya tanggung jawab, cuma tolong diperhatikan dan diingatkan kalau saya kelewatan dari ketentuan yang diberikan KPU atau Bawaslu," tegasnya.

Bagi kader yang belum beruntung tidak mendapatkan rekomendasi, diharapkan tak berkecil hati dan ikut bekerja keras dalam memenangkan paket yang sudah diputuskan oleh partai. “Saya mohon agar bisa menerima keputusan ini dengan legowo agar kita bisa bekerja keras, dan bergotong-royong memenangkan ini," tutupnya. (RYN/PDN)