Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Cok Ace: Kebon Sunday Market Dapat Tumbuhkan Kecintaan pada Produk Lokal

Oleh Podiumnews • 06 September 2020 • 20:24:33 WITA

Cok Ace: Kebon Sunday Market Dapat Tumbuhkan Kecintaan pada Produk Lokal
Wagub Cok Ace saat menghadiri kegiatan Kebon Sunday Market, di Kebon Vintage Cars, Biaung, Denpasar, Minggu (6/9).

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi kegiatan Kebon Sunday Market yang digagas pemilik Kebon Vintage Cars, Josh Dharmawan.

Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Kebon Sunday Market, di Kebon Vintage Cars, Biaung, Denpasar, Minggu (6/9).

"Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain di Bali untuk mengadakan acara yang serupa, sehingga mampu memberikan dampak yang positif bagi para petani dan UMKM di tengah pandemi dalam memasarkan produknya," katanya.

Kegiatan  semacam ini menurutnya berdampak pada pengetahuan masyarakat terhadap keberagaman pangan, sehingga menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal di Bali.

"Dari segi bisnis, pelaksanaan kegiatan Kebon Sunday Market ini makin mendekatkan antara produsen dengan konsumen, hingga dapat memotong jalur distribusi. Harga pangan yang didapat konsumen juga lebih murah dengan kualitas lebih terjamin,” terang Cok Ace.

Sedangkan Josh Dharmawan, kegiatan ini guna ikut membantu meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19. Mengingat saat ini perekonomian Bali tengah terpuruk yang berimbas pada menurunnya daya beli masyarakat.

“Kegiatan ini juga ditujukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah,” sebutnya.

Kegiatan ini menurut dia, rencananya bakal dilangsungkan hingga akhir tahun yang digelar tiap hari Minggu. Sedangkan khusus hari ini,  kegiatan dibagi dalam dua tahapan.

Tahapan pertama, mulai pukul 08.00 -12.00 WITA dengan menjual segala kebutuhan pokok dan berbagai jenis kuliner. Tahapan kedua, dimulai pukul 13.00 - 17.00 WITA dengan menjual hasil kerajinan tangan dan aksesoris lainnya.

Sedangkan jumlah stand yang disiapkan berjumlah 25 tempat, dengan menjual hasil pertanian, berbagai jenis kuliner Bali, serta minuman ramuan herbal. Misalnya arak kelor Bali Mula, buah purnajiwa, madu kele-kele, gula batu, dan lainnya.

Sementara itu, Erni selaku Manajer Operasional menegaskan bahwa  kegiatan ini didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari penjual maupun cara penyajiannya.

Untuk mempermudah penjualan, setiap transaksi untuk semua pengunjung  wajib menggunakan kupon belanja yang telah disediakan pengelola. Dengan nominal bervariasi, mulai dari seribu rupiah hingga Rp5 ribu.

"Dengan rutin digelar tiap hari Minggu, kami harap aktivitas ekonomi UMKM dan pertanian hingga perekonomian Bali dapat bangkit kembali,” harapnya. (BAS/PDN)