Donor Plasma Konvalesen Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Terapi donor plasma konvalesen ternyata mampu mempercepat kesembuhan pasien Covid-19. Dari 15 pasien terpapar Sars-CoV-2 dalam kondisi berat, 11 diantaranya sembuh. Sedangkan sisanya sebanyak 4 orang belum berhasil sembuh karena kormobid atau dengan penyakit penyerta.
Hal tersebut diungkapkan Direktur RS PTN Udayana, Prof. dr. Dewa Gde Purwa Samatra, Sps. (K) saat menghadiri Donor Darah Konvalesen II Kodam IX/Udayana, di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (29/9).
Menurutnya, pendonor plasma itu dilakukan 14 hari setelah sembuh di-swab negatif kemudan dicek persyaratannya. Umur antara 17 sampai dengan 60 tahun.
"Usahakan jika wanita belum pernah melahirkan, kemudian dicek apakah cukup atau tidak antibodi, dan setelah memenuhi persyaratan maka didonorkan," jelasnya.
Untuk didonorkan ke pasien, lanjut dia, harus ada persetujuan dari dokter yang merawat. Kemudian jika sudah memenuhi syarat, tambah dia, maka dimasukan 200 cc sebanyak dua kali ke pasien yang terpapar.
"Donor plasma ini mempercepat kesembuhan. Artinya dengan ada plasma ini, menambah imun pasien sehingga lebih kuat. Jadi orang yang sudah pernah terpapar, diambil plasmanya dan didonorkan ke pasien Covid-19. Dari 15 pasien yang didonorkan 11 diantaranya sembuh. Sedangkan sisanya empat orang belum berhasil karena ada kormobid," terangnya.
Sementara dalam donor plasma tersebut, diikuti sebanyak 37 penyitas Covid-19. "Ini merupakan donor konvalesen yang kedua, serangkaian HUT ke-75 TNI. Kegiatan ini dibutuhkan oleh rumah sakit di Bali, karena plasma bermanfaat bagi pasien kategori gejala berat," ujar Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara.
Dikatakannya, sejatinya ada 109 penyintas yang akan berdonor, namun pada pelaksanaan kegiatan, hanya 37 penyintas yang memenuhi syarat kondisi kesehatan. Mereka terdiri 15 anggota Kodam IX/ Udayana, dan 22 warga sipil.
"Minggu depan, kita lanjut donor di Klungkung dan kemudian di Buleleng. Sehingga masyarakat sekitar daerah itu tidak jauh mendonor kesini (ke Denpasar)," ungkapnya.
Untuk diketahui, sejak Maret hingga September 2020, terdapat 109 anggota Kodam IX/Udayana yang positif Covid-19. Tiga meninggal dunia, dan masih ada 9 orang yang dirawat. (BAS/PDN)