Aksi Trek-trekan Berujung Penganiayaan di Dentim
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Aksi trek-trekkan yang berlangsung di pinggir Jalan Raya Puputan Denpasar Timur, Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 04.00 Wita berakhir ricuh. Bukan karena para kawula muda ini dihalau oleh Polisi tapi telah terjadi kasus penganiayaan menimpa seorang pengendara motor.
Penganiayaan itu menimpa korban, AA PW (20) seorang mahasiswa asal Sempidi. Sedangkan pelakunya IGG (18) tinggal di Denpasar Timur.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya penganiayaan yang dilakukan tersangka terjadi Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 04.00 Wita. Pas kejadian, korban AA PW bersama saksi mau trek-trekkan di Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur.
Selang beberapa menit kemudian, korban cekcok mulut dengan saksi Kadek. Tiba-tiba datang pelaku langsung memukul wajah korban, setelah itu korban langsung terjatuh kepalanya membentur aspal.
Akibat pemukulan itu, mahasiswa ini mengalami luka bengkak pada wajah sebelah kiri dan terjadi gumpalan darah di kepala bagian belakang korban.
"Pelaku memukul korban dengan tangan mengepal sebanyak 1 kali mengenai wajah sebelah kiri," ungkap Kompol Anom, Kamis (8/10).
Insiden penganiayaan itu dilaporkan korban ke Polresta Denpasar. Tim Resmob Polresta Denpasar menyelidiki kasus tersebut dan menangkap tersangka di rumahnya, Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 21.00 Wita.
Sementara barang bukti yang diamankan dari peristiwa itu pakaian pelaku dan pakaian korban yang berisi bercak darah.
"Pelaku sudah ditangkap. Dia mengakui perbuatanya memukul korban karena salah paham," terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (SIL/PDN)