Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Tabanan Gelar Pelatihan Program Pengelolaan Sampah bersama CLOCC

Oleh Podiumnews • 05 April 2022 • 18:00:00 WITA

Tabanan Gelar Pelatihan Program Pengelolaan Sampah bersama CLOCC
Sekda Tabanan I Gede Susila saat elatihan Program Peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan Pengelolaan Sampah Terintegrasi dan Berkelanjutan di Kabupaten Tabanan, Selasa (5/4). (Foto: doc.podiumnews.com)

TABANAN, PODIUMNEWS.com – Pemkab Tabanan menggelar Pelatihan Program Peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan Pengelolaan Sampah Terintegrasi dan Berkelanjutan di Kabupaten Tabanan, Selasa (5/4).

Pelatihan itu dalam rangka mengatasi persoalan sampah yang menjadi kendala dalam pembangunan Tabanan, serta sebagai tindak lanjut kerjasama antara Pemkab Tabanan dengan CLOCC (Clean Ocean Through Clean Community) Indonesia.

Kegiatan di Ruang Nusantara, Bali International Training & Development (BITDeC), Tabanan itu dihadiri oleh Kedutaan Besar Norwegia, Asisten 2, Jajaran Forkopimda, OPD terkait, serta 50 orang pemangku kepentingan selaku peserta pelatihan. 

Pelatihan Program Pengelolaan sampah yang difasilitasi oleh CLOCC Indonesia dirasa penting bagi para pemangku kepentingan yang memiliki kekuatan untuk menggerakkan hati dan aksi masyarakat Tabanan dalam melakukan pengelolaan sampah. 

Duta Bersar Norwegia, Bjørnar Dahl Hotvedt menyebut masalah sampah dan pengelolaannya tetap menjadi sebuah tantangan bahkan di Negara Norwegia.

Tetapi, Bjornar mengaku optimis masalah sampah dapat diselesaikan sebab banyak hal baik dan inisiatif yang telah dilakukan untuk mengatasinya, dan ia yakin situasi akan meningkat ke depannya. 

“Saya sudah pernah ke Tabanan, dan menurut saya Tabanan adalah tempat yang indah untuk berwisata. Tugas kita bersama untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kondisi lingkungan kita, sebagai sumbangsih kita untuk masa depan generasi kita” Ujar Bjørnar.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Norwegia akan terus memberikan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah Tabanan terutama untuk peningkatan kapasitas dan pelatihan pengelolaan sampah.

Sementara itu, Sekda Tabanan I Gede Susila sampaikan ungkapan terima kasih kepada CLOCC Indonesia yang telah memfasilitasi program pelatihan yang berlangsung mulai tanggal 5 sampai dengan 7 April ini.

“Pemkab Tabanan terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, sebagai upaya untuk mencapai Visi Tabanan, salah satunya kerjasama meningkatkan tata kelola persampahan Kabupaten Tabanan melalui Program CLOCC, oleh sebab itu kami ucapkan terima kasih atas inisiatif kerjasama dari asosiasi persampahan dari Norwegia ini,” ujar Susila. 

Ia berharap, melalui kerjasama program CLOCC dapat meningkatkan kapasitas Kabupaten Tabanan dan Pemangku Kepentingan terkait dalam menyusun rencana untuk Masterplan pengelolaan sampah Kabupaten Tabanan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Masterplan ini juga diharapkan akan selesai pada Desember 2023.

“Kita berharap dengan adanya masterplan ini bisa menjadi panduan bagi OPD dan pemangku kepentingan untuk Menyusun pelaksanaan program pengelolaan sampah, sehingga target pengelolaan sampah tertimbun bisa mencapai 30% pada tahun 2025, bahkan bisa berkurang dari capaian ini. Oleh sebab itu, tidak cukup ada pelatihan saja, karena sifatnya partisipatif maka koordinasi di lapangan juga harus dilakukan,” ujar Sekda. (Ady)