Search

Home / Edukasi

MEMBUMI Bersama ST Bineka Berikan Edukasi dan Lomba Melukis Gerabah

Editor   |    22 Agustus 2022    |   17:41:00 WITA

MEMBUMI Bersama ST Bineka Berikan Edukasi dan Lomba Melukis Gerabah
Kegiatan lomba mewarnai pot tanah liat/geraban digelar Banjar Binoh Kaja serangkaian HUT RI ke-77. (foto/ist)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Menyemarakkan suasana HUT Kemerdekaan RI ke-77, Banjar Binoh Kaja menggelar lomba mewarnai pot tanah liat/gerabah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Gede Sumara Putra, Kelian Adat  I Ketut Suwena dan Kaling Binoh Kaja, pada Minggu (21/8) di Banjar Binoh Kaja, Denpasar.

Dewi Estede selaku panitia mengatakan MEMBUMI adalah sociopreneur berbasis riset yang berupaya untuk meregenerasi pengrajin gerabah Binoh. Barangkali tak banyak yang tahu jika dahulu Binoh adalah produsen gerabah terbesar yang memasok Pasar Payuk, sebelum berubah nama menjadi Pasar Badung.

"Sangat disayangkan kini para pengrajin sudah memasuki usia manula, sehingga bisa dikatakan bahwa sentra pengrajin ini sudah pada fase kritis. Membumi melakukan edukasi kepada generasi muda melaluil workshop dan inovasi produk, sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, menarik minat generasi muda untuk berkreasi menggunakan tanah liat, dan tentunya membuka lapangan pekerjaan untuk anak - anak muda Banjar Binoh," tuturnya.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, selain produk gerabah besar yang telah eksis seperti paso, pane, jeding dan lainnya. MEMBUMI berinovasi pada fungsi produk, variasi produk serta penambahan warna dan motif. Salah satunya menghasilkan mug healing, benda-benda dekoratif dengan metode hand building atau melalui alat putar cepat, serta pottery painting.

I Nyoman Gede Sumara Putra, selaku anggota DPRD Kota Denpasar mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh ST Bineka yang berkolaborasi dengan MEMBUMI Projek.

"Lomba ini bertujuan untuk mengedukasi anak - anak tentang kriya gerabah serta memperkenalkan bahwa Binoh Kaja merupakan pusat gerabah di Denpasar, sekaligus mengasah kreativitas anak - anak untuk bermain warna," katanya.

I Nyoman Gede Sumara Putra berharap anak-anak yang mengikuti lomba ini dapat menumbuhkan kreativitas serta melatih otak kanan. Lomba ini terbuka untuk umum, anak - anak usia 5-10 tahun, mengundang perwakilan dari sekolah - sekolah di sekitar Desa Ubung Kaja.

"Saya berharap kegiatan ini dapat berlanjut dilaksanakan sehingga kedepannya bisa menjadi salah satu objek wisata," harapnya.

Perlombaan melukis pot tanah atau gerabah ini para pemenang diberikan sertifikat penghargaan dan perlengkapan sekolah. (ady/sut)


Baca juga: Ragam Upaya Pemulihan Pembelajaran di Masa Pandemi