Tempat Hiburan di Darmasaba Dirazia Narkoba
MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose terus memerintahkan jajaranya untuk memerangi narkoba tanpa pandang bulu.
Hal ini menindaklanjuti hasil Rapat Terbatas Kepala BNN RI, Kapolri dan Panglima TNI bersama dengan Presiden RI terkait penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika secara extraordinary.
Menyikapi arahan tersebut, Badan Narkotika Nasional Kabupatan (BNNK) Badung bergerak cepat berkoordinasi dengan Polres Badung, Badan Kesbangpol Badung serta Satpol PP Badung untuk melaksanakan Operasi Bersinar di lokasi rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
"Operasi Bersinar kali ini diadakan di Desa Darmasaba, Badung, bersama dengan Desa Ungasan yang telah ditetapkan sebagai Desa Bersinar," ujar Kepala BNNK Badung AKBP AA Gde Mudita, pada Senin (25/9/2023) di Mangupura.
Perwira melati dua di pundak itu mengatakan pihaknya menggelar operasi gabungan pada Jumat (22/9/2023) di sejumlah kafe remang-remang di kawasan Desa Darmasaba. Operasi ini melibatkan 30 petugas BNNK Badung, 10 personel KesbangPol Badung, 10 personel Polres Badung, serta 5 personel Satpol PP.
"Operasi Bersinar ini menyasar tempat-tempat hiburan malam di kawasan Desa Darmasaba, seperti Kafe Kenanga, Kafe Bunga Lestari, Kafe Balon I, Kafe Balon II, Kafe Dua Dara, Kafe Triple K dan Kafe New Lestari," sebutnya.
Dalam Operasi Bersinar ini dilaksanakan deteksi dini penyalahguna narkotika dengan metode tes urin menggunakan test kit dengan 7 parameter terhadap para pegawai dan pengunjung di tempat hiburan malam.
Sebanyak puluhan orang sudah diperiksa dan jalani tes urin, hasilnya satu orang pengunjung kedapatan konsumsi narkoba. "Dari total 30 orang yang diperiksa, ada ditemukan satu orang pengunjung kafe positif menggunakan narkotika jenis amphetamine," ungkapnya.
Selanjutnya, pengunjung tersebut dilakukan interview dan dijadwalkan ulang melaksanakan assesment di Kantor BNN Badung pada Senin (25/9/2023).
"Operasi Bersinar ini akan terus kami gelar di lokasi lain," tandas AKBP Agung Mudita mengakhiri. (hes/sut)