Podiumnews.com / Aktual / News

IRT Tewas Gantung Diri di Sidakarya

Oleh Editor • 22 Februari 2024 • 19:36:00 WITA

IRT Tewas Gantung Diri di Sidakarya
Ilustrasi gantung diri. (pixbay)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Penghuni kos-kosan di seputaran Jalan Merta Sari, Sidakarya Denpasar Selatan, Kamis (22/2/2024), dikejutkan seorang ibu rumah tangga (IRT), CER (29) tewas gantung diri.

Mirisnya, perempuan asal Bajawa Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini ditemukan oleh suaminya sendiri tergantung dengan lidah terjulur di depan ventilasi pintu kamar kos.

Bermula, malam itu sekitar pukul 22.00 WITA, sang suami DBYS (29) pulang ke rumahnya usai beli rokok di warung dekat kosan. Tiba di depan kamar kos, ia melihat ada tali terikat tergantung di depan pentilasi pintu kamar. Setelah mendekat, saksi kaget melihat istrinya tewas tergantung.

Dengan penuh isak tangis, DBYS memeluk istrinya dan mengangkat tubuh istrinya dan menarik tali tersebut agar bisa terlepas. Sehingga, keduanya jatuh bersama. Lantaran suaminya teriak isteris, para tetangga di kos datang membantu selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bali Mandara, Sanur.

"Menurut suaminya korban gantung diri mengunakan tali rafia," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Sukadi, Kamis (22/2/2024) di Denpasar.

Sementara saksi tetangga korban, YMN menuturkan, saat kejadian ia sedang tidur bersama istri dan anaknya. Tiba-tiba, ia mendengar tetangga kosan meminta tolong. Kemudian setelah saksi dekati, saksi melihat suaminya sedang menggendong korban dalam posisi duduk.

Lantas, mereka mencari kendaraan untuk membawa ke rumah sakit terdekat. "Jadi, pada saat mau ke RS, suami korban mengatakan korban gantung diri," ujar YMN kepada polisi.

Keterangan berbeda, saksi AA (31) mengatakan bahwa sekitar satu bulan yang lalu sekitar pukul 01.00 WITA, korban juga pernah mencoba bunuh diri dengan cara menggantung dirinya dengan kain selendang.

Saksi saat itu sedang nongkrong di dalam kamar kos saksi yang bersebelahan dengan korban. Saksi mendengar suara seperti orang mendengkur karena curiga saksi keluar dan melihat korban sudah tergantung di depan pintu kamar korban.

Saksi berusaha membatu menyelamatkan korban pada saat itu korban selamat. Namun, pada Rabu tanggal (21/2/2024) sekitar pukul 23.00 WITA, saksi pulang dari bekerja dan melihat warga berkumpul. Ternyata, korban berniat gantung diri lagi namun sudah dilarikan ke rumah sakit oleh suami korban dan temannya.

"Dari keterangan dokter ada bekas simpul berbentuk V sampai ke leher belakang kepala, lidah menjulur atau tergigit. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sampai saat ini jenazah masih di UGD RS Bali Mandara," terang AKP Sukadi. (hes/sut)