Podiumnews.com / Aktual / News

Tahanan Narkoba Tewas Akibat Gantung Diri

Oleh Editor • 17 Maret 2024 • 17:32:00 WITA

Tahanan Narkoba Tewas Akibat Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri. (pixbay)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Heboh, tahanan narkoba Polres Badung yang sempat gantung diri akhirnya tewas saat menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Tahanan narkoba berinisial IP tersebut belum berstatus tersangka karena baru saja ditangkap.

Sebelumnya IP ditangkap oleh Satuan Resnarkoba Polres Badung, di wilayah Kuta Utara, pada Sabtu (2/3/2024). Ia belum menjalani pemeriksaan karena kondisinya masih sakau. IP lantas dimasukkan ke tahanan titipan Satresnarkoba Polres Badung.

"Pelaku IP belum jadi tersangka. Karena baru diamankan," kata sumber, pada Minggu (17/3/2024).

Tak lama berselang, penyidik mengeluarkan IP dari dalam sel tahanan untuk dilakukan pengembangan. Namun, ternyata IP mencoba gantung diri diduga dengan menggunakan tali pinggang celananya.

"Saat ditemukan, kondisinya sakau dan lemas tak berdaya karena melakukan percobaan bunuh diri," ucap sumber menambahkan.

Panik tahanan titipan gantung diri, penyidik segera melarikanya ke RSU Mangusada, Kapal, Badung. Namun kondisi IP makin kritis dan dirujuk ke RSUP Prof, Sanglah, Denpasar. Hingga nahas, IP dinyatakan tewas oleh tim medis, pada Senin (4/3/2024).

Tewasnya tahanan narkoba dibenarkan oleh Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono saat dikonfirmasi awak media. Ia membenarkan kejadianya terjadi pada Sabtu (2/3/2024) dan tewas di RS pada Senin (4/3/2024).

Dikatakanya, tahanan IP statusnya belum tersangka karena baru ditangkap. "Ya, terduga tangkapan narkoba, saat ditempatkan di ruang titipan. Dia coba bunuh diri dengan cara gantung diri," ungkapnya.

Setelah aksinya dipergoki oleh penyidik, IP segera dilarikan ke rumah sakit (RS). Selama beberapa hari menjalani perawatan, diketahui kondisi IP lemas karena sakau. Selain itu dia memiliki gangguan ginjal dan paru-paru.

"Karena itu, dia akhirnya meninggal. Keluarga juga mendampingi saat dirawat. Menurut keluarga, bahwa almarhum juga pernah dua kali mencoba bunuh diri," bebernya. (hes/sut)