Podiumnews.com / Aktual / News

Prediksi 193,6 Juta Pergerakan Orang Saat Lebaran

Oleh Editor • 04 April 2024 • 18:31:00 WITA

Prediksi 193,6 Juta Pergerakan Orang Saat Lebaran
Pj Mahendra saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Agung di Lapangan Renon, Denpasar, Rabu (3/4/2024).

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menyebutkan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang saat Lebaran. Hal ini berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2024

Demikian disampaikan Pj Mahendra saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2024 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 Hijriah, Rabu (3/4/2024) di Denpasar.

Mahendra mengatakan jumlah itu berarti terjadi peningkatan sebesar 56,4 persen dibandingkan tahun 2023 lalu.

“Presiden Joko Widodo menekankan bahwa mudik tahun ini adalah mudik yang akan sangat besar sekali, kenaikannya 56 persen dibanding tahun yang lalu. Total yang akan mudik tahun ini kurang lebih 190 juta pemudik, ini dari survey,” ujarnya.

Maka untuk menjawab tantangan itu, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2024” yang melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 -16 April 2024.

“Operasi ini telah diawali kegiatan rutin yang ditingkatkan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 3 April 2024, dan akan dilanjutkan paska operasi tanggal 17 - 23 April 2024,” ujarnya.

Dalam operasi ini, lanjut Mahendra, untuk pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian telah dipersiapkan 5.784 pos. Terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

“Tentunya, pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal,” ucapnya.

Selanjutnya terkait penyeberangan laut, diprediksi pengguna kapal penyebrangan mencapai 10,65 juta orang. Untuk itu, Hindari antrean panjang saat menaiki kapal dengan menerapkan delaying system dan mendorong pembelian tiket secara online pada kantong-kantong parkir.

“Pastikan masyarakat mengetahui informasi terkait pelabuhan penyeberangan yang dapat digunakan sesuai jenis kendaraan,” ujarnya.

Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan mudik aman, ceria, penuh makna,” tutupnya. (adhy/suteja)