Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Perempuan Dilecehkan Pengendara Motor NMax di Antasura

Oleh Kander Turnip • 20 Februari 2026 • 19:20:00 WITA

Perempuan Dilecehkan Pengendara Motor NMax di Antasura
Ilustrasi pelecehan wanita. (hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Perempuan berinisial KSI (26) mengaku dilecehkan seorang pria pengendara motor (pemotor) NMax saat melintas di Jalan Antasura depan lahan kosong (bekas lokasi pameran), Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 21.40 Wita. Pelaku meraba bokong korban sembari menjulurkan lidahnya berupaya menggoda.

Niat jahat pelaku sia-sia karena korban melawan dan menarik kerah baju pelaku. Namun pelaku langsung tancap gas hingga korban ikut terseret dan jatuh ke aspal. Akibatnya, korban mengalami luka lecet pada kaki, lutut, pinggang, dan tangan.

Peristiwa ini viral di media TikTok. Korban menceritakan perihal yang dialaminya sambil menangis. Hingga berita ini diturunkan, pelaku diduga oknum pendatang itu masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Dalam penjelasannya ke awak media, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menerangkan, korban hendak pulang ke rumahnya setelah memeriksa kesehatan di rumah sakit. Mengendarai motor sendirian, korban melintas di Jalan Antasura, Denpasar Utara.

Setiba di lokasi, tampak seorang pengendara motor NMax warna hitam memepet motor korban dari sebelah kanan. Tanpa diduga, pelaku langsung memegang bokong korban sebanyak 1 kali.

Pelaku juga mengeluarkan kata-kata bernada melecehkan sambil menjulurkan lidah ke arah korban. Tidak terima dirinya diperlakukan tidak senonoh, korban menghentikan laju motornya, turun dan menghampiri pelaku. Korban juga sempat menghardik pelaku.

"Korban melawan dan memegang kerah jaket pelaku. Saat itu ada seorang warga kebetulan melintas dan membantu korban. Hingga pelaku berniat kabur," beber Iptu Gede Adhi, Jumat (20/2/2026).

Korban yang sempat memegang kerah baju jadi ikut terseret dan jatuh ke aspal. Korban segera dibantu warga. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Utara. Hingga kini Polisi masih mendalami lokasi kejadian, memeriksa rekaman CCTV dan saksi untuk mengejar pelakunya.

"Petugas masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bahan keterangan dan petunjuk lain di sekitar TKP guna mengungkap identitas kendaraan dan pelaku," ujarnya.

Mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi itu mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan dengan menghindari lokasi minim penerangan dan rawan kejahatan serta selalu mengajak teman saat berkendara pada malam hari.

Selain itu, masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap tindak kejahatan maupun potensi tindak kejahatan melalui call center 110 atau melaporkan ke petugas kepolisian terdekat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk selalu waspada saat berkendara di malam hari dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana serupa," katanya.

(hes/k.turnip)