Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Viral! Pencurian Motor di Sesetan, Pelakunya Belum Tertangkap

Oleh Kander Turnip • 13 April 2026 • 20:44:00 WITA

Viral! Pencurian Motor di Sesetan, Pelakunya Belum Tertangkap
Tangkapan layar rekaman CCTV kasus pencurian sepeda motor Honda Scoopy di Jalan Gurita II Nomor 4, Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Sabtu (11/4/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Pencurian motor kembali marak. Walau sudah ada yang tertangkap, kasus pencurian motor terus saja terjadi. Seperti halnya kasus pencurian motor Honda Scoopy nopol DK 2241 FBT di Jalan Gurita II Nomor 4, Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Sabtu (11/4/2026) sore.

Motor tersebut diketahui milik seorang mahasiswa bernama Anak Agung Ngurah Dwi Narendra (21) yang hilang dicuri dengan modal kunci palsu. Aksi pencurian ini terbilang menarik karena sempat terekam kamera CCTV. Bahkan aksi pelaku viral di media sosial.

Dari tayangan rekaman CCTV, tampak pelaku seorang pria mengenakan helm putih dan jaket lengan panjang datang ke lokasi. Ia lalu menuntun sepeda motor milik korban tanpa menimbulkan kecurigaan.

Sementara dalam penjelasan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, motor tersebut diparkir oleh korban saat datang berkunjung ke rumah temannya. Sepeda motor diparkir tanpa mengunci setang.

Nah, sekitar pukul 18.30 Wita, setelah korban hendak kembali ke lokasi parkir, sepeda motor tersebut sudah tidak ada di tempat. “Motor korban hilang dicuri, korban hanya mendapati helm miliknya tergeletak di jalan,” ungkap Iptu Azel, Senin (13/4/2026) siang.

Karena kendaraan tidak ditemukan, korban meminta bantuan warga untuk mengecek rekaman CCTV di sekitar TKP. Dari hasil pengecekan, terlihat sepeda motor tersebut dituntun oleh seseorang yang tidak dikenal.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan melaporkannya ke Polsek Denpasar Selatan. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Polisi juga telah meminta keterangan korban dan saksi-saksi, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV dan olah tempat kejadian perkara. "Kami masih menyelidiki guna mengungkap identitas pelaku," katanya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip