Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Jimbaran
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Sesosok jasad manusia dalam kondisi sudah membusuk ditemukan di bekas kantor Kontruksi di Jalan Blong Keker Gang Nakula, Lingkungan Cengiling, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. Hasil penyelidikan aparat kepolisian, jasad laki-laki tersebut berasal dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah bernama Ngatono (45).
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, penemuan jasad ini awalnya diketahui oleh saksi tetangga korban, I Made Sudita. Sebelumnya, pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 17.00 Wita, saksi sedang duduk di depan Kantor CV. Soma Lentera Oetama General Contractor dan mencium bau busuk menyengat.
Saksi mengira bau tersebut berasal dari bangkai tikus sehingga tidak menghiraukannya. Keesokan harinya, Minggu (17/5/Mei) 2026 sekitar pukul 08.00 Wita, saksi kembali mencium bau busuk tersebut, namun kali ini baunya semakin kuat sampai ke rumahnya.
Penasaran dengan bau busuk tersebut, saksi mencoba mencari sumber bau di belakang samping kantor. Setiba di sana, saksi melihat banyak lalat, namun bau busuk tersebut semakin kuat datang dari sebuah ruangan. "Saksi lantas mengintip melalui jendela dan terkejut melihat seorang laki-laki tergeletak di dalam kamar," ungkapnya.
Melihat itu, saksi langsung menghubungi kepala lingkungan dan diteruskan ke polisi serta keamanan lingkungan. Polisi bersama tim Inafis Polresta Denpasar datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Di lokasi, korban ditemukan dalam keadaan telentang di atas lantai keramik beralaskan perlak motif bunga. Korban tidak mengenakan baju, hanya mengenakan celana jins pendek warna biru.
"Telah terjadi pembusukan di area wajah. Korban kurang lebih sudah tinggal selama 1 bulan di lokasi tersebut," ujar mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini.
Sementara dalam keterangan Nopi Pauziah selaku pemilik perkantoran tersebut membenarkan mengenal Ngatono. Menurutnya, korban sempat datang ke rumahnya, Kamis (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita untuk menanyakan pekerjaan proyek. Sebab, korban masih mengganggur alias tidak ada pekerjaan.
Saksi mengatakan, selama ini korban menumpang tidur di perkantoran miliknya. Namun, ia tidak melihat korban dalam keadaan sakit dan kondisinya baik-baik saja. Setelah pertemuan terakhir itu, saksi tidak pernah lagi berkomunikasi dengan korban. "Tidak ditemukan adanya kekerasan pada tubuh korban. Jasad korban di bawa ke RS Udayana," kata Iptu Gede Adhi.
(hes/kturnip)