Podiumnews.com / Aktual / Kesehatan

Kesembuhan Anak Tak Hanya Obat, Badung Perkuat Pendampingan Psikologis di Rumah Sakit

Oleh Nyoman Sukadana • 14 Juni 2026 • 15:42:00 WITA

Kesembuhan Anak Tak Hanya Obat, Badung Perkuat Pendampingan Psikologis di Rumah Sakit
Ketua TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat kegiatan Cerdas Maya Anak Mangupura di Gedung F, Ruang Cilinaya, RSD. Mangusada Badung, Minggu (14/6/2026). (Foto: Sukadana)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat pendekatan pendampingan psikologis bagi pasien anak di rumah sakit melalui program Cerdas Maya Anak Mangupura (CEMARA). Program ini menegaskan bahwa proses kesembuhan anak tidak hanya ditentukan oleh pengobatan medis, tetapi juga dipengaruhi kondisi psikis dan suasana hati selama menjalani perawatan.

Penguatan layanan ramah anak tersebut ditandai dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dalam kegiatan CEMARA di Gedung F, Ruang Cilinaya, Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Direktur Utama RSD Mangusada I Wayan Darta beserta jajaran pejabat dan tenaga kesehatan, serta Ketua dan pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung.

Program CEMARA dirancang sebagai pendekatan edukatif dan psikososial bagi anak-anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Selain mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), program ini juga bertujuan mengurangi rasa bosan, ketakutan, dan tekanan psikis yang kerap dialami pasien anak.

Berbagai kegiatan interaktif seperti mendengarkan dongeng bermuatan pesan positif dan aktivitas menggambar dikemas secara menyenangkan. Kegiatan dipandu langsung oleh anggota FAD Badung dengan pendekatan teman sebaya sehingga pesan yang disampaikan lebih akrab dan mudah diterima anak-anak.

Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kondisi psikologis yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pasien anak.

“Kami sangat mendukung program seperti CEMARA ini, karena proses kesembuhan anak tidak hanya ditentukan oleh pengobatan medis, tetapi juga didukung oleh kondisi psikis dan suasana hati yang baik. Melalui kegiatan mendongeng dan menggambar yang dipandu oleh kawan-kawan dari Forum Anak Daerah, kami berharap adik-adik dapat merasa lebih nyaman, terhibur, dan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat sejak dini,” ujarnya.

Ia menegaskan, perhatian terhadap kesejahteraan dan kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan organisasi anak perlu terus diperkuat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan semangat baru bagi adik-adik sekalian agar segera pulih, sehat kembali, dan dapat melanjutkan kegiatan belajar serta bermain seperti sedia kala. TP PKK Kabupaten Badung akan terus bersinergi dengan rumah sakit dan instansi terkait untuk mendukung program-program yang berpihak pada kenyamanan dan masa depan anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSD Mangusada Badung I Wayan Darta menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari TP PKK Badung serta Forum Anak Daerah. Menurutnya, pelayanan kesehatan modern tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga harus memperhatikan aspek kenyamanan dan kebahagiaan pasien.

“Kami berharap sinergi ini terus ditingkatkan sehingga pelayanan rumah sakit tidak hanya bermutu secara medis, tetapi juga mampu menyentuh aspek kenyamanan dan kebahagiaan pasien anak selama menjalani perawatan,” kata I Wayan Darta.

Melalui program CEMARA, Pemerintah Kabupaten Badung dan RSD Mangusada berupaya menghadirkan lingkungan perawatan yang lebih ramah anak, sekaligus memastikan pasien anak memperoleh dukungan psikologis yang memadai selama proses penyembuhan.

(sukadana)



Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.