Podiumnews.com / Aktual / Hukum

WNA Singapura Dijambret di Canggu, Emas 24 Gram Raib

Oleh Kander Turnip • 14 Juli 2026 • 21:22:00 WITA

WNA Singapura Dijambret di Canggu, Emas 24 Gram Raib
WNA Singapura dijambret di depan Indah In Villa, Gang Anggrek, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. (foto/hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Walau kawanan jambret sudah banyak yang tertangkap, tapi masih saja ada yang nekat beraksi. Kejadian ini dialami seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura berinisial CHYH (26). Korban kehilangan kalung emas seberat 24 gram setelah dijambret di depan Indah In Villa, Gang Anggrek, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 22.10 Wita. 

Dari hasil penelusuran, pelaku diduga mengendarai sepeda motor Yamaha NMax berwarna hitam, mengenakan helm hitam, jaket hitam, dan celana panjang. Pelaku seorang diri datang dari arah belakang lalu merampas kalung yang dikenakan korban. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet pada kedua tangan setelah terjatuh saat berusaha mengejar pelaku. 

Menurut Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana, korban mengendarai sepeda motor seorang diri melaju ke arah utara di Gang Anggrek. Setiba di depan Indah Villa, tiba-tiba datang seorang pria mengendarai sepeda motor Yamaha NMax berwarna hitam datang dari arah belakang memepet korban. Pelaku langsung menarik kalung yang dikenakannya. "Setelah merampas kalung rmas korban, pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor," ujar Kompol Sukadana, Selasa (14/7/2026). 

Dijelaskannya, korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun setiba di depan Sei-ya Villa, korban terjatuh dari sepeda motornya sehingga mengalami luka lecet pada kedua tangan. Sementara pelaku berhasil melarikan diri ke arah barat melalui Jalan Raya Shortcut Canggu.

Menerima laporan jambret, petugas Polsek Kuta Utara langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari korban maupun saksi. Polisi juga mengecek rekaman kamera pengawas yang berada di sepanjang jalur pelarian pelaku. 

Polisi menemukan sedikitnya enam titik CCTV yang diduga merekam pergerakan pelaku sebelum maupun sesudah beraksi. "Pengejaran terhadap pelaku jambret masih dilakukan. Kami masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku," tandasnya.

(hes/kturnip)


Kander Turnip
Editor

Kander Turnip