Kelompok Pemuda Pendatang Bikin Ribut di Jimbaran, Warga Sweeping
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Sekelompok pemuda pendatang melakukan keributan di Simpang Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita. Mereka mengamuk dan melempari pengendara yang sedang melintas di lokasi dengan menggunakan batu.
Warga yang jengkel atas perilaku para pemuda lantas melakukan aksi sweeping. Melihat warga datang, mereka langsung kocar kacir melarikan diri. Di lokasi, warga mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga milik para pemuda tersebut.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH mengatakan, keributan ini dilaporkan oleh warga terjadi di Simpang Taman Griya, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.
"Keributan itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita di Simpang Taman Griya, tepatnya di samping SPBU Taman Griya Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan," ujar Iptu Gede Adhi, Rabu (22/7/2026).
Dalam keterangan warga setempat, keributan itu dipicu sekelompok pemuda asal luar Bali yang kumpul-kumpul sambil meneguk minuman keras. Para pemuda ini juga melakukan pelemparan batu terhadap orang yang melintas ke arah perumahan Taman Griya.
Sehingga warga marah dan berkumpul melakukan sweeping. Akibatnya, para pemuda itu langsung kabur dengan cara meloncati tembok pagar yang berada di bangunan-bangunan dekat lokasi. "Mereka kabur berlari menuju perkampungan warga," ujarnya.
Salah seorang korban pelemparan batu yakno FS menjelaskan, bahwa saat itu pulang ke rumahnya dan melewati Taman Griya. Saksi yang tinggal di Desa Ungasan, tepatnya di belakang SD 04, mengaku dilempar batu oleh seseorang dan mengenai kepala dan wajah saksi.
Saksi yang terkena lemparan batu lantas melarikan diri takut terkena lemparan susulan. "Saksi melihat pelaku pelemparan berjumlah 6 orang," ungkapnya.
Peristiwa pelemparan batu itu diceritakan saksi ke temannya. Selanjutnya saksi dan rekan-rekannya kembali ke lokasi dan mencari pelaku. Kemudian saksi melihat banyak warga yang juga menjadi korban.
Iptu Gede Adhi menjelaskan, di lokasi warga mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga milik para pemuda tersebut. Antara lain, Yamaha Motor Jupiter MX Old nopol DK 3776 AAX, Yamaha Motor Jupiter MX Old nopol DK 3447 ABG, Honda Beat nopol DK 4084 AFU beserta STNK atas nama Robertus Jerianus Nono.
Selain motor, ada juga dompet berisi KTP Dengan Identitas Daud D. Ngailo dan satu buah STNK Honda Beat. "Jadi, sampai dengan saat ini belum ada pelaporan resmi dari para korban yang mengalami pelemparan batu dan pemukulan oleh terduga pelaku," ujarnya.
Sementara saat sweeping yang dilakukan oleh warga mengamankan 3 orang yang ternyata tidak saling kenal. Diduga 3 orang tersebut salah sasaran sweeping. Kini, Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut.
(hes/kturnip)