Ditangkap Melawan, Maling Residivis Didor Polisi
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Telah dua kali mendekam di penjara akibat kasus pencurian, tak lantas membuat Asep Buhori kapok.
Terbukti, ia kembali beraksi di pangkalan truk Warung Bunda di Jalan Mahendradataa Denpasar dan ditangkap. Tukang pijat ini terpaksa dilumpuhkan timah panas di kaki kananya karena melawan dan kabur saat ditangkap polisi.
Pencurian dilakukan Asep Buhorin dilaporkan korban Muhamad Wildan (20) kepada polisi. Menurutnya, pencurian terjadi pada Selasa (12/7), saat korban tidur di dalam mobil yang diparkir di TKP sekitar pukul 03.00 WITA.
"Korban menaruh tas warna hitam di sebelahnya dan dia tidur," ungkap sumber, Rabu (3/8).
Diketahui tas tersebut berisi dompet warna hitam dan dua buah ponsel, yakni Oppo dan Iphone 7. Paginya bangun sekitar pukul 04.30 WITA, korban kaget tas miliknya hilang. Total kerugian yang diderita oleh korban mencapai Rp7 juta.
Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar menyelidiki kasus tersebut dan membekuk Asep bersembunyi di perumahan Jalan Imam Bonjol, Denpasar, pada (22/7).
Apes, tersangka asal Cianjur, Jawa Barat itu coba melawan dan kabur dari petugas kepolisian. Kakinya terpaksa dihadiahi timah panas alias didor pada kaki kanannya.
"Kakinya ditembak karena melawan," kata sumber.
Diungkapkanya tersangka merupakan residivis pencurian kendaraan bermotor pada 2018. Setelah bebas, ternyata dia sudah empat kali beraksi lagi. Sekitar Februari 2022, dia mengambil sebuah sepeda motor NMax di Jalan Wagimin, Tabanan.
Kemudian pada Juni 2022, dia mencuri ponsel dan powerbank di Jalan Mahendradata dekat traffic light. Lanjut beraksi di Pangkalan Truk Warung Bunda. Sebelum ditangkap dia mengambil handphone di sebuah rumah makan, sebelah timur jembatan Jalan Teuku Umar Barat.
Terkait hal ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi mengenai penangkapan tersebut belum bisa memberikan penjelasan. "Saya cek dulu,” katanya, Rabu (3/8). (hes/sut)