Polisi Terlibat Narkoba Bakal Ditindak Tegas
JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan oknum polisi terlibat kasus narkoba bakal ditindak tegas.
"Sudah berkali-kali saya sampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada yang bermain-main dengan masalah narkoba. Yang namanya narkoba harus betul-betul dilakukan pemberantasan," tegas Jenderal Listyo Sigit dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (14/10) di Jakarta.
Ia kembali mengulang pernyataannya bahwa bakal menindak tegas siapapun oknum terlibat kasus narkoba.
"Saya sudah sampaikan. Siapapun yang terlibat, tidak perduli pangkatnya apa, jabatanya apa, pasti kita tindak tegas," tandas Listyo.
Menurut Listyo, hal itu menjadi komitmen untuk melakukan bersih-bersih di tubuh Polri.
"Hal itu sudah sering saya sampaikan di setiap arahan- arahan saya," sebutnya.
Seolah membuktikan ucapnya, Listyo menyebut beberapa hari lalu Polda Metro Jaya melakukan pengungkapan kasus peredaran gelap narkoba yang melibatkan tinggi Polri.
Ia menuturkan, terungkapnya kasus itu berawal dari laporan masyatakat. Pada kasus itu diamankan tiga orang dari masyarakat sipil.
"Kemudian dilakukan pengembangan, ternyata mengarah dan melibatkan anggota polisi berpangkat bripka, dan juga anggota polisi berpangkat kompol, jabatan kapolsek," terang dia.
Kapolri pun meminta agar kasus terus dikembangkan, dan kemudian berkembang pada seorang pengedar.
"Dan mengarah pada oknum personel Polri yang berpangkat AKBP, mantan Kapolres Bukittinggi. Dari situ kemudian kita melihat ada keterlibatan Irjen TM," ujar Listyo.
Atas dasar tersebut, jelas Kapolri, Propam Polri melakukan penjemputan dan pemeriksaan terhadap Irjen TM.
"Tadi pagi telah dilaksanakan gelar untuk menentukan, dan saat ini Irjen TM dinyatakan sebagai terduga pelanggar, dan sudah dilakukan penempatan khusus," jelas dia.
Dengan adanya masalah tersebut, Listyo Sigit Prabowo memastikan penempatan Irjen TM sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim) akan dibatalkan.
"Terkait dengan posisi Irjenpol TM yang kemarin baru saja kita keluarkan telegram (TR) untuk mengisi Polda Jatim, hari ini saya akan keluarkan TR pembatalan," tegas Listyo Sigit.
Menurut Listyo, posisi tersebut nantinya akan diganti dengan pejabat yang baru. (ris/sut)