Patroli Polsek Kuta Bekuk Kurir Sabu
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Satuan Reskrim Polsek Kuta berhasil membekuk tukang tempel narkoba bernama Rahmat (29) asal Jambi. Pria yang kos di kawasan Denpasar Barat itu kepergok saat akan menempel sabu di depan gerbang Vila Keraton, Kuta, pada Senin (24/10) malam.
Tersangka Rahmat ditangkap saat petugas Polsek Kuta sedang berpatroli. Ketika patroli, petugas mencurigai gerak-gerik Rahmat yang berhenti di di depan gerbang Vila Keraton.
Saat petugas mengamankan dan menggeledah tersangka. Hasilnya, dari tangan tersangka disita satu bungkus plastik dilapisi lakban warna hitam di dalamnya berisi ganja kering.
"Kemudian di saku celana belakang sebelah kanan ditemukan mikro mikro tube yang di dalamnya berisi plastik klip berisi kristal warna biru diduga sabu," ujar sumber, Rabu (26/10).
Petugas juga mengecek ponsel tersangka dan menemukan foto bahwa ada tempelan paket narkoba ditanam dekat pintu gerbang villa Keraton. Setelah dicek, diamankan satu bungkusan yang dilakban warna hitam berisi plastik berisi ganja kering.
Pelaku kemudian digiring ke rumah kosnya di kawasan Denpasar Barat. Dari penggeledahan, disita satu butir ekstasi terbungkus di plastik klip.
Ada juga satu buah timbangan elektrik, satu alat isap bong, satu ball micro tube dan satu buah kotak berisi potongan pipet besar. Selain itu, dua ball pipet besar dan kecil, idolasi warna bening dan dua double tip warna hitam.
"Total barang bukti yang diamankan yakni dua plastik klip berisi daun, batang, biji yang diduga ganja seberat 20,87 gram, sabu seberat 0,42 gram, satu butir ekstasi dan satu unit motor Honda Vario DK 2010 FCM," terang sumber.
Dari pengakuan tersangka Rahmat, dia mengaku narkoba itu diperoleh dari pengedar narkoba yang akrab dipanggil Jumain. Narkoba itu diperoleh dengan cara mengambil tempelan.
Ia mengaku mendapatkan upah Rp 100 ribu untuk sekali tempel.
"Narkotika jenis ganja, sabu dan ekstasi tersebut milik bosnya yang di kenal melalui telepon. Pelaku hanya disuruh untuk menempel sesuai perintah bosnya Jumain," ujar sumber.
Terkait penangkapan kurir Rahmat, Kapolsek Kuta AKP Yogie Pramagita membenarkannya.
Menurutnya, kasus ini masih dalam pengembangan. "Benar masih dikembangkan," terangnya kepada awak media, Rabu (26/10). (hes/sut)