Search

Home / Hukum

Sepasang Kekasih Kemalingan Perhiasan Rugi Rp 150 Juta

Editor   |    20 November 2022    |   16:30:00 WITA

Sepasang Kekasih Kemalingan Perhiasan Rugi Rp 150 Juta
Brankas tempat menyimpan barang berharga dan perhiasan korban yang ditemukan di gang sebelah selatan vila mereka tempati di Jalan Tukad Selatan, Mangupura, pada Sabtu (19/11). (foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Pasangan kekasih yakni Lili Micevic (44) dan Radiomir Vanerai (46) asal Inggris yang menghuni Vila Salvatore di Jalan Tukad Selatan, Mangupura, tiba-tiba terkejut.

Saat bangun, mereka mendapati barang-barang perhiasan di kamar, seperti jam tangan mewah dan perhiasan emas lenyap akibat kemalingan. Tidak hanya perhiasan, kucing peliharaan juga ikut dicuri.

Pencurian itu terjadi pada Sabtu (19/11), dan korban sudah melaporkan kejadian kepada Polsek Kuta Selatan dengan kerugian Rp 150 juta. Barang yang hilang yakni jam tangan merek Radiomir Vanerai, satu buah gelang emas putih berisi berlian, satu buah kalung emas, satu buah kalung mutiara, tiga pasang anting-anting emas beserta aksesoris dan satu ekor kucing jantan peliharaan.

Menurut Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Nyoman Karang Adiputra, maling membobol kamar vila yang dihuni bule Inggris tersebut dengan mudah karena tidak terkunci.

Pencurian itu terungkap setelah pelapor Lili terbangun pada Sabtu pagi, pukul 06.00 WITA. Lili asal WNI ini langsung basuh muka ke kamar mandi. Usai basuh muka, pelapor mencari kucingnya, namun tidak ditemukan.

"Nah, pada saat mencari kucing peliharaannya itu, Lili menemukan brankas tempat simpan perhiasan berantakan. Kotak brankas itu ditemukan di gang sebelah selatan vila. Sementara isinya sama sekali tidak ditemukan," ungkap Kompol Karang.

Curiga dengan barang-barang tersebut, korban masuk ke dalam kamar untuk mengecek perhiasannya. Ternyata benar, jam tangan bersama perhiasan dengan total harga Rp 150 juta telah hilang. Mengetahui barang-barang tersebut hilang, korban langsung buat laporan ke Polsek Kuta Selatan.

"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Barang bukti yang dinamakan adalah brankas tempat penyimpanan perhiasan dan jam tangan yang sudah rusak," pungkasnya. (hes/sut)

 


Baca juga: Buronan Interpol Hong Kong, Jalani Sidang Permohonan Ekstradisi