Podiumnews.com / Aktual / Hukum

OKA 2025, Polda Bali Terjunkan 1.461 Personel

Oleh Editor • 10 Februari 2025 • 21:36:00 WITA

OKA 2025, Polda Bali Terjunkan 1.461 Personel
Polda Bali melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Agung (OKA) 2025, pada Senin (10/2/2025) di Denpasar. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Polda Bali menggelar Operasi Keselamatan Agung (OKA) 2025 dalam rangka Cipta Kondisi Kamseltibcar Lantas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di wilayah hukum Polda Bali.

Operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan di Gedung Presisi Polda Bali, pada Senin (10/2/2025).

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya. Turut hadir dalam gelar pasukan Pejabat Utama Polda Bali, personel Polda Bali yang terlibat Operasi Keselamatan Agung 2025 juga diikuti personel dari Pomdam IX/Udayana, Dishub Provinsi Bali, dan PT Jasa Raharja Bali.

Dalam sambutanya, Kapolda Bali Irjenpol Daniel Adityajaya mengatakan bahwa Operasi Keselamatan ini akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan  atau tanggal 10 -23 Februari. Melibatkan personel sebanyak 1.461 personel Polda Bali.

"Operasi Keselamatan Agung Tahun ini diselenggarakan untuk mengantisipasi meningkatnya pergerakan masyarakat dan arus lalu-lintas menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah," kata Kapolda Bali.

Operasi kepolisian ini memerlukan strategi khusus untuk mengendalikan mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu-lintas. Lalu-lintas merupakan indikator kemajuan suatu daerah adalah keberadaan lalu-lintas dan sarana transportasi yang memadai.

"Peningkatan volume kendaraan yang belum berbanding lurus dengan peningkatan infrastruktur jalan, ditengarai sebagai penyebab kemacetan yang sering terjadi pada kawasan atau pada titik-titik tersebuf," ujarnya.

Ditegaskan Kapolda, target utama adalah para pelanggar aturan lalu-lintas yang berdampak pada kecelakaan berat. Yakni tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, melawan arus, dan pelanggaran lainnya.

Jenderal bintang dua di pundak ini menjelaskan, pada pelaksanaan operasi kali ini akan lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, humanis dan turut didukung oleh upaya penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) baik statis maupun mobile.

Ia meminta jajaran Polantas untuk kedepankan edukasi secara humanis kepada masyarakat guna meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas ke depannya serta optimalkan sinergitas dan kerja sama yang baik antarinstansi terkait, sehingga tujuan operasi dapat tercapai.

"Tidak ada pungli sekecil apapun, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dan jangan menyakiti hati masyarakat dengan melakukan tindakan-tindakan kontraproduktif. Wujudkan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri,“ tutupnya. (hes/suteja)