Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Bule Rumania Buronan Interpol Dideportasi dari Bali

Oleh Kander Turnip • 21 Januari 2026 • 21:05:00 WITA

Bule Rumania Buronan Interpol Dideportasi dari Bali
Bule asal Rumania berinisial ZCC, pelaku perampokan disertai pembunuhan yang ditangkap di rumah kontrakan di Denpasar, dideportasi dari Bali, Selasa (20/1/2026) malam. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Bule asal Rumania berinisial ZCC (33) yang menjadi pelaku perampokan disertai pembunuhan ditangkap di salah satu rumah kontrakan di wilayah Denpasar, Kamis (15/1/2026). Selanjutnya, pria yang menjadi buronan Interpol lintas negara ini langsung dideportasi, Selasa (20/1/2026) malam.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman saat gelar jumpa pers di Polda Bali, Selasa (20/1/2026) sekira pukul 20.00 Wita, ZCC diketahui masuk ke Indonesia pada 14 November 2023. Ia datang dari Chengdu, China, dan masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Pelaku ZCC menjadi target utama perburuan Interpol setelah pengadilan Rumania mengeluarkan surat berita penangkapan pada 19 November 2023," ungkap Kombes Gede Adhi didampingi Kabag Jatranin Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Kombes Pol Ricky Purnama.

Diterangkannya, pelaku ZCC diburu karena melakukan perampokan dan pembunuhan sadis terhadap salah seorang pengusaha di negaranya. Peristiwa sadis itu terjadi pada 6 November 22023. Mereka membawa kabur barang-barang berharga milik korban senilai 200.000 euro. Bahkan, sebelum kabur, pelaku bersama dua orang temannya menyiksa korban secara sadis hingga tewas di hadapan anak perempuannya dengan ancaman senjata api.

"Dua pelaku lainnya telah berhasil ditangkap Interpol di Irlandia dan Skotlandia. Mereka sudah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim," ungkap Kombespol Gede Adhi.

Ditegaskannya, ZCC segera dipulangkan ke negaranya. “Pelaku diterbangkan ke Rumani dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk menjalani proses hukum di negaranya,” tutur Kombes Adhi.

Sementara itu, Kabag Jatranin Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Kombes Pol Ricky Purnama menerangkan, ZCC bersembunyi di Bali selama 3 tahun lamanya. Ia menikah siri dengan perempuan asli Indonesia dan selalu berpindah-pindah tempat tinggal. "Pelaku perampokan dan pembunuhan itu menyembunyikan kejahatannya sehingga tiidak diketahui sang istrinya," ujarnya.

Kombespol Purnama mengatakan, saat rumah kontrakannya disatroni polisi, istrinya kaget. Saat itulah baru diketahui kalau suaminya itu adalah buronan Interpol. “Selama bersembunyi di Bali, dia di-support oleh istrinya. Istrinya pun tidak tahu kalau dia sedang diburu petugas,” beber Kombes Ricky.

(hes/k.turnip)