Polda Bali Memastikan Korban Mutilasi di Ketewel Warga Ukraina
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Polda Bali akhirnya berhasil mengungkap identitas potongan tubuh manusia yang ditemukan di Muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar, Bali, Kamis (26/2/2026). Potongan tubuh yang merupakan korban mutilasi itu dipastikan bernama Ihor Komarav (28) asal Ukraina (sebelumnya disebut dengan nama Igor Komarav).
Penegasan ini disampaikan Kabidhumas Polda Bali Kombespol Ariasandy SIK, Jumat (6/3/2026). Menurut Kombespol Ariasandy, pengungkapan identitas korban ini berdasarkan petunjuk dari hasil autopsi pengambilan sampel potogan tubuh korban untuk dilakukan pengujian tes DNA, pada 26 Februari 2026.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengambil tes DNA terhadap ibu korban, untuk dibandingkan pada sampel potongan tubuh korban penculikan, Ihor Komarav. Pengambilan sampel ini dilakukan di negara ibu korban, Ukraina, pada 25 Februari 2026.
"Pengambilan DNA ini dilakukan di negara yang bersangkutan tanggal 25 Februari, dan hasil DNA 26 Februari 2026, kita terima tanggal 5 Maret kemarin," bebernya, Jumat (6/3/2026).
Selanjutnya, pihak kepolisian juga telah menerima potongan sampel tubuh manusia dari hasil autopsi yang dilakukan di rumah sakit, yang terdiri dari enam potongan tulang lebih geraham, tulang belakang, potongan tulang paha atau tulang iga, tulang jari kaki, dan potongan tulang kering.
Setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium dan ditemukan hasil, pihak kepolisian kemudian membandingkan dengan DNA yang ditemukan di mobil yang digunakan para pelaku. Pencocokan DNA juga dilakukan pada temuan salah satu vila di Tabanan dan, DNA tersebut sangat sesuai.
"Jadi, DNA yang ditemukan pada gigi geraham tulang selangka, potongan tulang paha tulang iga, tulang jari, dan potongan tulang kering yang tadi yang mirip Mr. X berhasil dianalisis berasal dari individu laki-laki muda," ujar perwira melati tiga di pundak itu.
Kemudian, pencocokan ini juga sangat identik dengan penemuan profil DNA darah pada mobil Avanza warna hitam nopol DK 1373 PKF dan profil darah yang ditemukan di sebuah vila di Tabanan.
Dapat disimpulkan bahwa dari profil DNA ibu korban, penemuan darah pada mobil Avanza hitam, penemuan darah di vila di Tabanan serta hasil DNA pada ke 6 sampel tulang yang sudah di Puslabfor, berdasarkan perhitungan indeks matalitas bahwa probabilitas profil DNA adalah 99,99%.
"Jadi, kita bisa disimpulkan bahwa potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel adalah nama korban penculikan di Jimbaran, dan bisa dipastikan itu warga negara asing bernama Ihor Komarav asal Ukraina," tandasnya.
Ditegaskan Kombes Ariasandy, tim gabungan Polda Bali bekerjasama dengan Interpol masih melakukan pencarian terhadap para pelaku yang berjumlah 6 orang, semuanya berasal dari Ukraina. Pihak Interpol juga telah mengeluarkan daftar red notice kepada para pelaku yang 4 di antaranya sudah kabur ke luar negeri, dan dua lainnya masih berada di Indonesia.
Sedangkan salah seorang pelaku inisial C asal Nigeria sudah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan. Pelaku C sebelumnya ditangkap di sebuah vila di Nusa Tenggara Barat. Ia diduga berperan sebagai penyedia transportasi kepada enam pelaku yang masih kabur.
"Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, ada 6 yang masih dicari dan sudah dikeluarkan red notice, 4 sudah kabur ke luar negeri dan 2 masih di Indonesia. Para pelaku ini diduga semuanya menggunakan paspor lebih dari satu," tegas mantan Kabidhumas Polda NTT ini.
(hes/kturnip)