Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Polresta Denpasar Gelar Rakor Kesiapan Jelang Nyepi dan Idulfitri

Oleh Kander Turnip • 09 Maret 2026 • 19:42:00 WITA

Polresta Denpasar Gelar Rakor Kesiapan Jelang Nyepi dan Idulfitri
Polresta Denpasar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Agung 2026 di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar, Bali, Senin (9/3/2026). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com Polresta Denpasar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Agung 2026 di Gedung Pesat Gatra Lantai III Polresta Denpasar, Bali, Senin (9/3/2026). Rakor ini dilaksanakan dalam rangka kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. dan dihadiri Wakil Walikota Denpasar, Dandim 1611/Badung, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait, seperti TNI, Pemerintah Kota Denpasar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Majelis Desa Adat (MDA), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kapolresta Denpasar menjelaskan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk memantapkan koordinasi dan kerja sama antarinstansi terkait, sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala yang terjadi pada pengamanan tahun sebelumnya. Diharapkan, pelaksanaan pengamanan tahun ini dapat berjalan lebih optimal dalam memberikan rasa aman, pelayanan, serta kenyamanan kepada masyarakat.

“Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dan rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi Tahun 2026, Polri bersinergi dengan TNI, dinas, serta lembaga terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Kombes Leonardo juga menyampaikan bahwa Polresta Denpasar telah menyiapkan konsep pengamanan melalui operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Agung 2026, yang akan dilaksanakan selama 13 hari, dari tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengantisipasi potensi kerawanan, khususnya saat malam pengerupukan, agar kejadian yang pernah terjadi beberapa tahun lalu tidak terulang kembali. Pemerintah Kota Denpasar juga berharap adanya kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait dalam pengamanan kegiatan masyarakat.

Selain itu, disampaikan pula bahwa pelaksanaan malam pengerupukan dimulai pukul 19.00 Wita serta diharapkan adanya pengaturan terkait pelaksanaan salat Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026 agar dapat menyesuaikan waktu pelaksanaannya dengan situasi Hari Raya Nyepi.

Dalam rakor tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung juga memaparkan kesiapan layanan kesehatan melalui aplikasi Badung Sehat yang dapat mendeteksi lokasi keadaan darurat dalam waktu tiga detik. Selain itu, disiapkan pula layanan call center 24 jam di nomor 081139919119 serta ambulans yang siaga di 13 Puskesmas.

Kemudian, perwakilan Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif mengingat pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung berdekatan.

Senada Ketua Muhammadiyah Kota Denpasar juga menyampaikan bahwa kesepakatan yang telah dibangun bersama perlu dikawal dan dilaksanakan dengan baik. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri pada 20 Maret 2026 direncanakan diundur menjadi pukul 08.00 Wita.

(hes/kturnip)