Insiden ini terjadi sekitar pukul 22.30 Wita setelah korban keluar dari Vila Amira bersama pacarnya, Pujiani (30) yang tinggal di Jalan Ekawalawiya IV, Legian, Kuta, Badung. Namun situasi mendadak berubah mencekam ketika dua pria tak dikenal yang datang berboncengan sepeda motor tiba-tiba mendekat.
Terlihat salah satu pelaku mengenakan jaket ojek online berwarna hitam hijau, sementara rekannya memakai kaus orange. Diduga penyerangan ini sudah terencana. "Dalam penyerangan itu kedua pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau," ungkap sumber petugas, Selasa (24/3/2026).
Sadar dirinya diserang, korban berusaha menghindar, sedangkan kekasihnya berusaha menyelamatkan diri setelah sempat dikejar oleh seorang pelaku.
Kedua pelaku terus melakukan penyerangan bahkan sempat masuk ke area vila. Sementara kedua korban sudah dalam kondisi luka parah.
"Korban bule ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam vila, pacarnya berhasil menyelamatkan diri,” ungkap sumber di lapangan.
Sementara dua pelaku kemudian kabur setelah membunuh korban. Sementara saksi Pujiani berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
"Korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan dinyatakan meninggal dunia. Polisi masih mendalami," imbuh sumber.
Sejak kasus ini mencuat dan viral di media sosial, dua pelaku masih dalam pengejaran polisi. Dugaan kuat, kasus ini mengarah pada keterlibatan sesama warga negara asing.
Saat ini, polisi tengah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap motif di balik aksi sadis tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat kawasan Kerobokan merupakan salah satu titik hunian favorit wisatawan mancanegara di Bali.
Polisi meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor untuk membantu proses pengungkapan kasus tersebut.
Sementara itu PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengakui adanya peristiwa tersebut. Namun pihaknya sejauh ini belum mendapatkan data resmi dari pihak kepolisian setempat, dalam hal ini Polsek Kuta Utara.
"Sabar dulu nggih rekan-rekan media anggota masih lidik di lapangan," ungkapnya, Selasa (24/3/2026).
(hes/kturnip)