Podiumnews.com / Aktual / Hukum

WNA Selandia Baru Dijambret di Underpass Tuban, Pelaku Masih Berkeliaran

Oleh Nyoman Sukadana • 14 Juni 2026 • 17:34:00 WITA

WNA Selandia Baru Dijambret di Underpass Tuban, Pelaku Masih Berkeliaran
TEREKAM KAMERA: Pelaku penjambretan terhadap turis asal Selandia Baru melarikan diri usai merampas iPhone korban di Underpass Tuban, Kuta, Jumat (12/6/2026). (foto:hes)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Aksi kejahatan jalanan kembali menyasar wisatawan asing di Bali. Seorang warga negara Selandia Baru berinisial MBE (26) menjadi korban penjambretan di kawasan Underpass Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 16.55 WITA. Pelaku berhasil membawa kabur sebuah iPhone 17 Pro Max senilai Rp17 juta dan hingga tiga hari pascakejadian masih belum berhasil ditangkap.

Korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kuta. Polisi kini tengah memburu pelaku yang beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan adanya laporan penjambretan yang menimpa wisatawan asal Selandia Baru tersebut.

"Korban bersama teman prianya berinisial JT pulang dari Pantai Melasti, Kuta Selatan. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor menuju tempat penginapan di Jalan Drupadi, Seminyak," kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Minggu (14/6/2026).

Ia menjelaskan, saat itu JT mengendarai sepeda motor, sementara korban duduk di belakang sambil memegang iPhone untuk melihat aplikasi Google Maps sebagai penunjuk arah menuju penginapan.

Setibanya di kawasan Underpass Tuban, korban didatangi seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor seorang diri dan mengenakan jaket berwarna biru tua.

"Mendekati lokasi, pelaku menyalip dari sisi kanan dan langsung merampas handphone yang sedang dipegang korban," ujarnya.

Setelah berhasil merebut telepon genggam tersebut, pelaku langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan lokasi kejadian.

"Pelaku merampas handphone tersebut sebelum melarikan diri dengan kecepatan tinggi," imbuhnya.

Tidak terima telepon genggamnya dibawa kabur, korban dan rekannya sempat melakukan pengejaran. Namun saat tiba di Traffic Light Tuban, pelaku sudah tidak terlihat lagi.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp17 juta dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kuta.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku," kata Iptu Gede Adi.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku penjambretan terhadap wisatawan asing tersebut masih berkeliaran dan belum berhasil diamankan aparat kepolisian. Kasus ini kembali menjadi perhatian karena terjadi di salah satu jalur utama yang kerap dilintasi wisatawan menuju kawasan Kuta dan Seminyak. 

(hes/sukadana)



Nyoman Sukadana
Editor

Nyoman Sukadana

Akrab disapa Menot adalah seorang jurnalis, kolumnis, publisher dan penulis buku asal Bali.